HOME  ⁄  Nasional

Menteri PU Pastikan Kementerian Siaga Pulihkan Infrastruktur Pascagempa NTT

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri PU Pastikan Kementerian Siaga Pulihkan Infrastruktur Pascagempa NTT
Foto: (Sumber :Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo langsung bertolak ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau dan mempercepat penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). (ANTARA/HO - Kementerian PU).)

Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan Kementerian PU tetap siaga selama masa tanggap darurat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur masyarakat terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dody mengatakan pemerintah harus hadir ketika akses jalan terputus, layanan air berhenti, sekolah tidak dapat digunakan, maupun masyarakat kehilangan tempat tinggal.

“Kementerian PU (selama ini) telah hadir, membuka kembali jalan untuk pulang, memulihkan air untuk kehidupan, menyiapkan hunian, membuat sekolah dapat digunakan kembali, dan membantu masyarakat menata hidupnya lagi,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Menteri PU Turun Langsung ke Nagekeo

Dody telah mendatangi Kabupaten Nagekeo untuk melihat kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan infrastruktur pascagempa berjalan cepat.

Ia juga menemui masyarakat di lokasi pengungsian dan meninjau sejumlah bangunan yang terdampak gempa.

Dody menegaskan pekerjaan Kementerian PU berorientasi pada pemulihan fungsi infrastruktur agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Bagi kita di Kementerian PU ukurannya sederhana, apakah pekerjaan kita sudah benar-benar memudahkan hidup rakyat. Pekerjaan kita belum selesai ketika konstruksi selesai, pekerjaan kita selesai ketika air benar-benar sampai ke sawah,” katanya.

Langkah tersebut disebut sejalan dengan empat pedoman Presiden Prabowo Subianto, yakni menjalankan UUD 1945, menjaga kepentingan utama bangsa, mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin, serta bekerja untuk rakyat dan generasi mendatang.

Personel dan Peralatan Dikerahkan Buka Akses Jalan

Kementerian PU melakukan koordinasi dengan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, BNPB, Kodim Nagekeo, dan Basarnas untuk mempercepat pendataan kerusakan serta penanganan infrastruktur.

Gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores berdampak terhadap sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan.

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah mengerahkan personel dan peralatan untuk membuka kembali akses yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk mendukung masa tanggap darurat sekaligus mempercepat pemulihan layanan dasar dan infrastruktur bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

Penulis :
Ahmad Yusuf