HOME  ⁄  Nasional

Telkomsat Optimalkan Konektivitas Satelit di 17 Titik Terdampak Gempa NTT

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Telkomsat Optimalkan Konektivitas Satelit di 17 Titik Terdampak Gempa NTT
Foto: Ilustrasi - Petugas melakukan pemantauan perangkat pada Community Gateway Stasiun Bumi Sedang (SBS) Telkomsat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat 8/5/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Pantau - PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat mengoptimalkan penyediaan konektivitas berbasis satelit di 17 titik terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan layanan telekomunikasi digital.

Sebanyak 17 titik yang menjadi sasaran dukungan konektivitas satelit tersebut tersebar di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka.

Optimalisasi layanan satelit menjadi bagian dari perluasan langkah tanggap darurat TelkomGroup, terutama di lokasi yang infrastruktur jaringan terestrialnya masih mengalami gangguan maupun keterbatasan akibat gempa.

Pemulihan Infrastruktur Dilakukan Bertahap

EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menjelaskan pemulihan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah lokasi terdampak masih membutuhkan waktu dan harus dilakukan secara bertahap.

"Pemulihan infrastruktur di beberapa titik masih membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap. Kami perlu memastikan seluruh sumber daya dan kapabilitas TelkomGroup bisa dikerahkan secara efektif untuk membantu proses tersebut, termasuk melalui pemanfaatan layanan satelit Telkomsat," ungkap Rachmad.

Sejalan dengan proses pemulihan tersebut, Telkomsat mengoptimalkan kapabilitas satelit yang dimiliki untuk menyediakan akses komunikasi yang dapat diandalkan di daerah terdampak.

VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono mengatakan dukungan konektivitas tersebut ditargetkan menjangkau 17 titik di tiga wilayah terdampak.

"Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit dapat hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka," kata Fino.

Menurut Fino, pemanfaatan teknologi satelit dalam penanganan dampak gempa merupakan bagian dari komitmen Telkomsat untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya ketika akses komunikasi sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat.

"Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana teknologi dan kapabilitas yang kami miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Fino.

TelkomGroup Kerahkan Tim Teknis dan Sediakan Internet Gratis

Penyediaan konektivitas berbasis satelit menjadi pelengkap proses pemulihan jaringan telekomunikasi yang masih berlangsung di wilayah terdampak gempa.

Hingga saat ini, sejumlah ruas jaringan fiber optic, site BTS, dan berbagai infrastruktur telekomunikasi lainnya telah berhasil dipulihkan dan kembali aktif.

Selain memulihkan infrastruktur, TelkomGroup menyediakan posko internet gratis di sejumlah titik untuk membantu memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat terdampak.

Paket Darurat bagi pelanggan Telkomsel juga masih tersedia dan dapat diaktifkan melalui 88820#.

TelkomGroup terus mengerahkan tim teknis untuk mempercepat pemulihan konektivitas di berbagai wilayah terdampak gempa dengan tetap menempatkan keselamatan kerja petugas sebagai prioritas.

"Dengan tambahan konektivitas satelit ini, TelkomGroup berupaya maksimal agar masyarakat dapat tetap terhubung dalam situasi krisis," kata Rachmad.

Telkomsat juga akan terus bekerja sama dengan TelkomGroup serta berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak.

"Telkomsat akan terus bersinergi bersama TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan, sehingga akses komunikasi di wilayah terdampak dapat kembali tersedia dan mendukung berbagai kebutuhan di lapangan," ungkap Fino.

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan pemulihan jaringan, kantor layanan, maupun layanan pelanggan TelkomGroup melalui Hotline Tanggap Bencana di 0800-111-9000 dan media sosial resmi Telkom Indonesia.

Penulis :
Shila Glorya