
Pantau - Pembangunan gedung mandiri Sekolah Rakyat mengeliminasi praktik menumpang fasilitas belajar serta memperlancar penerimaan siswa baru jenjang SMP-SMA. Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni memuji terobosan pemerintah tersebut di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Fakta lapangan menunjukkan penghentian sistem menumpang gedung lain mempercepat efektivitas proses belajar mengajar. Keberadaan gedung mandiri memperlancar penerimaan siswa baru jenjang SMP serta SMA kawasan daerah.
"Sekarang Sekolah Rakyat sudah banyak berdiri. Kemarin tahun lalu masih banyak yang menumpang. Ini sekarang sudah banyak terbangun," puji legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut saat memaparkan temuan lapangan di Jakarta, dikutip Rabu (19/8/2026).
Dia meminta pemerintah memperluas pembukaan fasilitas Sekolah Rakyat seluruh pelosok tanah air. Penyiapan sarana fisik pendidikan memangkas angka putus sekolah anak keluarga miskin.
Dampak Ekonomi Warga
Dia juga menyoroti keberadaan kampus Sekolah Rakyat pemicu pergerakan roda perekonomian masyarakat sekitar kawasan sekolah. Aktivitas harian siswa berasrama membuka peluang usaha baru warga sekitar pedesaan.
"Saya boleh katakan ini program yang sangat luar biasa dan langsung dirasakan. Terobosan dilakukan oleh Pak Presiden dan manfaatnya langsung dirasakan, baik oleh orang tua siswa, siswa itu sendiri, dan juga meningkatkan ekonomi di wilayah Sekolah Rakyat itu sendiri," tutur legislator yang bertugas di Komisi VIII DPR RI tersebut.
Studi pembangunan manusia mencatat penyiapan pendidikan berasrama menaikkan indeks literasi anak keluarga miskin hingga 40 persen. Penyiapan program tepat sasaran mengoptimalkan pencetakan SDM unggul Indonesia Emas 2045.
Wanti-wanti Mental Siswa Berasrama
Husni juga mewanti-wanti pentingnya dorongan mental orang tua siswa selama anak menetap di asrama sekolah. Pemerintah perlu menyediakan tenaga pendamping psikologis penguat mental anak didik.
"Jangan pernah berpikir rasa rindu mengalahkan niat, karena mereka kan menetap. Rasa rindu jangan sampai mengalahkan masa depan daripada anak-anak kita itu sendiri," kata politikus asal Dapil Sumatera Utara I tersebut.
Penguatan sistem pendidikan asrama mempermudah pembentukan karakter disiplin generasi muda. Pihaknya terus mengawal alokasi anggaran pendidikan demi terwujudnya kesetaraan akses belajar nasional.
- Penulis :
- Khalied Malvino

