HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Sumsel dan PLN Percepat Listrik Masuk Desa, 6.045 Keluarga Jadi Sasaran

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemprov Sumsel dan PLN Percepat Listrik Masuk Desa, 6.045 Keluarga Jadi Sasaran
Foto: Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di Palembang (sumber: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

Pantau - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama PT PLN (Persero) memperkuat sinergi untuk mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Masuk Desa dengan sasaran pembangunan jaringan di 118 titik yang tersebar di 14 kabupaten/kota.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan percepatan elektrifikasi penting agar masyarakat di daerah pelosok yang belum menikmati layanan listrik dapat segera memperoleh akses energi.

Dari total 3.258 desa dan kelurahan di Sumatera Selatan, masih terdapat sekitar 21 desa atau kurang dari satu persen yang belum teraliri listrik.

118 Titik Ditargetkan Layani 6.045 Keluarga

Percepatan elektrifikasi di Sumatera Selatan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi geografis wilayah yang terpencil dan sulit dijangkau serta jarak jaringan listrik yang dapat mencapai sekitar 20 hingga 30 kilometer.

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran elektrifikasi juga berada di kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan taman nasional sehingga pembangunan jaringan membutuhkan penanganan serta perizinan khusus.

Meski menghadapi berbagai kendala tersebut, PLN telah mendapatkan persetujuan untuk menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di 118 titik yang ditargetkan dapat melayani sebanyak 6.045 sambungan kepala keluarga.

Herman Deru meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, hingga perangkat RT dan RW ikut membantu PLN menjalankan Program Listrik Masuk Desa, khususnya di wilayah dengan medan sulit dan akses terbatas.

"Kita harapkan kerja yang simultan dan sinergi dari seluruh pihak, mulai dari pemkab, kecamatan, hingga desa untuk membantu PLN menyelesaikan program Lisdes ini," ungkap Herman Deru.

Selain Program Listrik Masuk Desa, pemerintah dan PLN juga menangani sekitar 54.000 sambungan di Kabupaten Musi Banyuasin dengan jaringan kabel sepanjang sekitar 900 kilometer yang telah diambil alih atau take over oleh PLN.

Terkait potensi gangguan tegangan akibat panjangnya jaringan listrik, Herman Deru meminta masyarakat bersabar karena PLN akan melakukan penambahan transformator dan penguatan infrastruktur kelistrikan secara bertahap.

Anggaran Tersedia, 98 Titik Siap Dikerjakan

General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar mengatakan anggaran Program Listrik Desa yang bersumber dari APBN telah tersedia untuk pengerjaan 118 titik di Sumatera Selatan.

Dari keseluruhan lokasi tersebut, sebanyak 98 titik secara teknis sudah dapat langsung dikerjakan, sedangkan 20 titik lainnya masih membutuhkan penyesuaian karena berada di kawasan hutan lindung dan menghadapi kendala akses jalan.

"Alhamdulillah, anggaran program listrik desa sudah keluar, Pak Gubernur. Dari 118 titik lokasi tersebut, insyaallah sebanyak 98 titik akan selesai dikerjakan pada Desember 2026 atau sampai Maret 2027," kata Diksi Erfani Umar.

Dengan target tersebut, pengerjaan 98 titik di Sumatera Selatan diharapkan dapat diselesaikan mulai Desember 2026 hingga paling lambat Maret 2027.

PLN berharap dukungan pemerintah daerah hingga pemerintah desa dapat membantu kelancaran pengerjaan program listrik di lapangan, termasuk memberikan informasi apabila masih terdapat wilayah yang belum masuk dalam daftar penerima Program Listrik Desa.

Penulis :
Arian Mesa