
Pantau - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB Orado) menargetkan domino dapat dipertandingkan sebagai cabang ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.
Ketua Umum PB Orado Yooky Tjahrial mengatakan target menuju PON 2028 harus ditopang organisasi yang kuat, pembinaan atlet berjenjang, regulasi yang jelas, serta kompetisi aktif dari tingkat daerah hingga nasional.
"Kami harus membuktikan bahwa organisasi ini kuat, pembinaannya berjalan, atletnya berkualitas, regulasinya jelas, serta kompetisinya aktif dari daerah hingga nasional. Itu yang menjadi modal untuk menuju PON 2028," kata Yooky seusai pelantikan kepengurusan PB Orado di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
PB Orado Perkuat Pembinaan Domino
PB Orado resmi menjadi induk organisasi olahraga domino setelah diterima sebagai anggota KONI Pusat dan kepengurusannya dilantik oleh organisasi olahraga nasional tersebut.
Yooky menyebut pengakuan tersebut menjadi landasan bagi PB Orado untuk menata pembinaan domino secara terstruktur mulai tingkat kabupaten dan kota, provinsi, hingga nasional.
"Status resmi ini bukan untuk membuat kami merasa lebih tinggi dari pihak lain. Ini merupakan amanah untuk menaungi, menata, membina, dan mengembangkan olahraga domino secara resmi dan berjenjang," ujarnya.
Saat ini, Orado telah memiliki jaringan organisasi di 38 provinsi dan 309 kabupaten serta kota yang akan dimanfaatkan untuk memperluas pembinaan sekaligus merangkul komunitas dan pemain domino di berbagai daerah.
Yooky menegaskan PB Orado tidak ingin kehadiran organisasi tersebut memperlebar perbedaan dengan komunitas maupun kelompok domino yang sudah berkembang sebelumnya.
"Kami ingin menyatukan insan domino Indonesia dalam satu wadah, sistem, dan tujuan yang sama, bukan mempertajam perbedaan yang ada," kata dia.
Setelah pelantikan, PB Orado akan memprioritaskan pembangunan sistem kompetisi, pembinaan atlet berjenjang, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, dan penyelenggaraan turnamen secara profesional.
Domino Dibidik Masuk Industri Olahraga
PB Orado juga berencana mengembangkan domino sebagai bagian dari industri olahraga sehingga memiliki nilai prestasi, hiburan, dan ekonomi.
Pemanfaatan teknologi akan menjadi bagian dari pengembangan tersebut untuk membuat pertandingan domino lebih menarik dan mudah dinikmati masyarakat.
"Kami ingin pertandingan domino dapat ditonton dengan menarik. Ke depan, kami akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, serta membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," ujarnya.
Yooky menegaskan atlet tetap harus menjadi pusat pengembangan olahraga domino meski organisasi turut membangun aspek industri dan kompetisinya.
"Atlet harus menjadi bintang. Mereka yang harus dikenal, meraih prestasi, menjadi duta olahraga, dan menginspirasi generasi berikutnya," kata Yooky.
Ia berharap pengakuan KONI menjadi momentum bagi PB Orado untuk membangun citra domino sebagai olahraga yang tertib, sportif, terbuka, dan profesional, termasuk di kalangan generasi muda.
"KONI telah memberikan kepercayaan kepada kami. Sekarang tugas kami membuktikan bahwa kepercayaan tersebut diberikan kepada organisasi yang tepat," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan



