HOME  ⁄  Nasional

Indonesia-China Fokuskan Dialog Strategis Komprehensif Perdana pada Penguatan Kemitraan Ekonomi

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Indonesia-China Fokuskan Dialog Strategis Komprehensif Perdana pada Penguatan Kemitraan Ekonomi
Foto: Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arifianto Sofiyanto menyampaikan pernyataannya dalam taklimat media di Jakarta, Kamis 20/8/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Pantau - Kementerian Luar Negeri RI memastikan kemitraan ekonomi menjadi fokus utama dalam Dialog Komprehensif Strategis atau Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) perdana Indonesia-China yang berlangsung pada Jumat.

Direktur Asia Timur Kemlu RI Arifianto Sofiyanto mengatakan CSD tetap membahas lima pilar kemitraan strategis Indonesia-China, yakni politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat, maritim, dan keamanan.

"Tetapi untuk pembahasan CSD kali ini disepakati akan dititikberatkan pada kemitraan ekonomi," kata Arifianto dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Ekonomi Dapat Porsi Pembahasan Lebih Besar

Meski seluruh lima pilar akan dibicarakan, porsi waktu pembahasan setiap bidang akan berbeda dengan sektor ekonomi mendapatkan perhatian lebih besar.

Kemlu RI belum memerinci isu ekonomi maupun agenda spesifik lainnya yang akan dibahas karena kedua negara masih mematangkan materi pertemuan.

"Untuk isu-isu pembahasan yang lebih rinci masih dalam proses mematangkan antara kedua belah pihak," ucap Arifianto.

Arifianto menjelaskan pertemuan tersebut merupakan dialog pertama Indonesia dengan negara lain yang menggunakan mekanisme CSD.

Mekanisme CSD dilaksanakan setelah hubungan Indonesia dan China ditingkatkan menjadi kemitraan strategis dan komprehensif.

Inisiatif penyelenggaraan CSD disepakati saat Menteri Luar Negeri RI Sugiono berkunjung ke Beijing pada April 2025.

Kesepakatan itu sekaligus menjadi tindak lanjut atas kesepakatan yang sebelumnya dicapai Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping.

Delegasi China dalam CSD akan didampingi sejumlah pejabat setingkat wakil menteri yang menangani bidang ekonomi.

Pemerintah Indonesia juga mempersiapkan kehadiran sejumlah pejabat setingkat wakil menteri untuk menjadi mitra wicara bagi pejabat ekonomi dalam delegasi China.

Indonesia-China Lanjutkan Pertemuan Format 2+2

Setelah CSD pada hari yang sama, Indonesia dan China juga akan menggelar Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan dalam format "2+2".

Indonesia akan diwakili Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan tersebut.

China akan diwakili Menteri Luar Negeri Wang Yi dan Menteri Pertahanan Dong Jun.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyatakan CSD perdana Indonesia-China akan memfokuskan pembicaraan pada pembangunan dan modernisasi.

Menurut pihak China, kedua negara akan membahas peningkatan sinergi strategi pembangunan serta mengeksplorasi langkah praktis untuk memperdalam komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama.

"Kedua pihak akan fokus pada sinergi yang lebih baik antara strategi pembangunan, mengeksplorasi langkah-langkah praktis untuk memperdalam komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama, dan memperkuat modernisasi masing-masing negara," kata Lin Jian.

Penulis :
Shila Glorya