HOME  ⁄  Nasional

Camat Tanah Abang Optimistis Wilayah Tetap Kondusif Jelang Unjuk Rasa 27 Agustus

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Camat Tanah Abang Optimistis Wilayah Tetap Kondusif Jelang Unjuk Rasa 27 Agustus
Foto: (Sumber :Arsip Foto - Polisi berjalan saat melakukan pengamanan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8/2026). Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI Jakarta menyiagakan 13.859 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia guna memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/kye.)

Pantau - Camat Tanah Abang Utami optimistis wilayahnya tetap kondusif menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026 karena mendapat dukungan 47 organisasi kemasyarakatan yang siap bersama-sama menjaga keamanan.

Rencana aksi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi perhatian Pemerintah Kota Jakarta Pusat, terutama terkait upaya menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian.

Utami mengatakan puluhan ormas yang tergabung dalam Rumah Guyub Tanah Abang menjadi salah satu kekuatan untuk menjaga kondusivitas kawasan Tanah Abang, Gambir, dan Menteng.

"Bagaimana pun roda ekonomi di Tanah Abang cukup tinggi. Hal ini yang melatarbelakangi ormas yang tergabung dalam Rumah Guyub Tanah Abang untuk menjaga wilayah Tanah Abang, Gambir dan Menteng," kata Utami dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Utami, kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat diperlukan agar kegiatan warga dan aktivitas perekonomian tetap berjalan dengan baik menjelang maupun saat penyampaian pendapat berlangsung.

Pemerintah juga melakukan berbagai langkah antisipasi bersama unsur masyarakat untuk menjaga aktivitas warga dan perekonomian sekaligus memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan aman.

Ketua Umum Rumah Guyub Tanah Abang (RGT) Haji Heru menyatakan pihaknya siap membantu menjaga kondusivitas di tiga wilayah Jakarta Pusat, yakni Tanah Abang, Gambir, dan Menteng.

Heru menegaskan pihaknya tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi karena penyampaian pendapat merupakan hak yang dilindungi undang-undang.

Ia mengimbau masyarakat yang datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

"Kita ingin Jakarta yang kondusif. Pasalnya ada ratusan bahkan ribuan orang yang mencari nafkah di Jakarta Pusat," kata Heru.

Penulis :
Aditya Yohan