
Pantau - General Manager Pelindo Maumere Angga Prebawa terlibat dalam upaya penyelamatan penumpang yang jatuh ke laut saat gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores dan menyebabkan kepanikan di Pelabuhan Lorens Say Maumere, Sabtu (15/8/2026).
Gempa yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, tersebut mengguncang kuat kawasan pelabuhan ketika Angga sedang melakukan inspeksi dan mengamati aktivitas penumpang yang turun dari kapal Pelni.
"Goyangan gempa saat itu sangat besar. Ini pertama kali saya merasakan goyangan yang sangat besar. Saya bahkan sempat terjatuh karena besarnya guncangan di dermaga," ujar Angga.
Guncangan Kuat Picu Kepanikan di Pelabuhan
Saat gempa terjadi, Angga berada di trestle atau jembatan penghubung antara area daratan dan dermaga yang lokasinya tidak jauh dari kapal Pelni yang sedang bersandar.
Guncangan kuat membuat suasana pelabuhan berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik karena penumpang berusaha menyelamatkan diri.
Penumpang di ruang tunggu berhamburan keluar dari gedung, sementara bagian atap terminal mulai ambruk di tengah guncangan.
Angga bersama sejumlah penumpang kemudian bertahan di area dermaga sambil mencari posisi yang lebih aman dan memantau kondisi di sekitar mereka.
Kapal Pelni yang tengah bersandar juga berusaha menjauh karena pergerakan dermaga membuat kapal terombang-ambing dan dikhawatirkan membentur struktur pelabuhan.
Awak kapal berupaya menghindari benturan yang berpotensi merusak badan kapal atau menyebabkan kebocoran.
Tangga Jatuh, Sejumlah Penumpang Tercebur ke Laut
Situasi semakin genting ketika sebuah tangga yang masih terhubung dengan kapal tiba-tiba jatuh saat kapal berusaha menjauh dari dermaga.
Sejumlah penumpang yang berada di sekitar tangga kehilangan keseimbangan dan tercebur ke perairan pelabuhan.
Diperkirakan tiga hingga empat penumpang jatuh ke laut dalam kejadian tersebut.
Angga kemudian terlibat membantu penyelamatan para korban di tengah kondisi pelabuhan yang masih terdampak guncangan gempa.
"Saya kira ini bukan soal heroik. Kami semua yang berada di pelabuhan punya tanggung jawab untuk memastikan keselamatan penumpang. Ketika ada yang membutuhkan pertolongan, ya kami harus membantu semaksimal mungkin," ungkap Angga.
- Penulis :
- Gerry Eka



