HOME  ⁄  Nasional

KPK Usut Dugaan Jual Beli Kursi Unsoed, Karhutla Kalbar Ditangani Delapan Armada

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

KPK Usut Dugaan Jual Beli Kursi Unsoed, Karhutla Kalbar Ditangani Delapan Armada
Foto: Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq (kedua kiri) berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini hari.

Pantau - Sejumlah peristiwa hukum dan keamanan menjadi sorotan pada Sabtu (22/8/2026), mulai dari pengusutan dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga pengerahan delapan armada untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

KPK menyebut Rektor Unsoed Akhmad Sodiq membeli tiga bidang tanah setelah diduga menerima gratifikasi melalui keponakannya, MYN alias Nono.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan Sodiq diduga memberikan perintah kepada MYN selama penerimaan mahasiswa baru pada 2025 dan 2026 dengan kode "jangan diminta di awal" dan "jika dikasih bilang terima kasih".

KPK Ungkap Dugaan Penawaran Kursi hingga Rp500 Juta

KPK juga mengungkap dugaan keterlibatan guru sebagai pengepul atau koordinator dalam penawaran kursi mahasiswa baru jalur mandiri Unsoed dengan nilai Rp50 juta hingga Rp500 juta.

Achmad Taufik Husein mengatakan penyidik menemukan dugaan peran guru yang bertugas mengumpulkan siswa di sekolahnya.

Selain itu, KPK menduga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo memeras orang tua calon mahasiswa baru hingga Rp650 juta agar anaknya dapat masuk Fakultas Kedokteran.

Dugaan pemerasan tersebut disebut dilakukan melalui dua orang perantara berinisial DMW dan AW.

KPK turut menyebut tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed melakukan jual beli kursi jalur mandiri untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Fakultas Hukum.

KPK sebelumnya menahan lima tersangka setelah operasi tangkap tangan pada Kamis (20/8/2026), termasuk Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo.

Dalam perkara tersebut, KPK mengamankan uang tunai Rp650 juta dan saldo rekening Rp99 juta yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed tahun ajaran 2025-2026.

Delapan Armada Dikerahkan Tangani Karhutla Kalbar

Sementara itu, satuan tugas udara menyiapkan delapan armada untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat melalui patroli, pemadaman udara, serta operasi modifikasi cuaca.

Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Sidik Setyono mengatakan enam armada ditempatkan di Lanud Supadio.

Dua armada lainnya digeser ke Kabupaten Ketapang untuk memperkuat penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Penulis :
Gerry Eka