HOME  ⁄  Nasional

Polda Metro Ajak Komunitas Ojol dan Otomotif Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polda Metro Ajak Komunitas Ojol dan Otomotif Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan
Foto: Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengajak komunitas ojek daring (online) dan otomotif untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Kopdar Kebangsaan "Jaga Jakarta" yang digelar di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Pantau - Polda Metro Jaya mengajak komunitas ojek daring dan otomotif menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas melalui Kopdar Kebangsaan "Jaga Jakarta" yang digelar di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan komunitas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Rekan-rekan tidak hanya menjadi bagian dari mobilitas Kota Jakarta, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan, ketertiban, serta keteladanan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat," ujar Dekananto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Empat Pesan untuk Komunitas

Dekananto menyampaikan empat pesan utama kepada peserta, yakni menjaga diri dan sesama, menjadi pelopor ketertiban di jalan, memperkuat solidaritas, serta menjaga persatuan dan persaudaraan antarkomunitas.

Di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Dekananto turut mengajak peserta mendoakan masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang sedang mengalami musibah gempa.

"Mari bersama-sama kita doakan agar saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan, serta keadaan dapat segera pulih," katanya.

Kopdar Diisi Edukasi dan Pelayanan

Kopdar Kebangsaan "Jaga Jakarta" diisi berbagai program pelayanan dan edukasi, mulai dari latihan safety riding, servis sepeda motor gratis, bakti kesehatan, hingga layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pawai sepeda motor hias serta perlombaan tradisional seperti tarik tambang, estafet sarung, dan bakiak.

Penulis :
Gerry Eka