HOME  ⁄  Nasional

BPBD Cilacap Meningkatkan Kesiapsiagaan, Kekeringan Berdampak pada 37.686 Warga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BPBD Cilacap Meningkatkan Kesiapsiagaan, Kekeringan Berdampak pada 37.686 Warga
Foto: Penyaluran bantuan air bersih yang dilakukan BPBD Kabupaten Cilacap untuk warga terdampak kekeringan di Dusun Bojongjander RT 01 RW 04, Desa Sidaurip , Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan meteorologis setelah wilayah tersebut berstatus Awas pada periode 21-31 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul peringatan dini kekeringan meteorologis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah.

Kekeringan meteorologis merupakan kondisi kekurangan curah hujan dalam periode tertentu hingga berada di bawah tingkat normal atau rata-rata historis.

BPBD Memantau Dampak dan Menyalurkan Air Bersih

BPBD terus memantau kondisi lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan ketika kekeringan mengganggu kebutuhan air bersih masyarakat.

"Yang jelas kita monitor terus perkembangan di lapangan. Dan melakukan koordinasi serta langkah cepat bersama stakeholder terkait ketika ada persoalan di lapangan," kata Taryo.

Ia mengatakan kerja sama dengan berbagai pihak membantu pemerintah daerah menangani kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

"Tapi alhamdulillah sampai dengan saat ini berkat kerja sama dengan pihak-pihak tersebut, setiap ada persoalan yang ada dapat segera diatasi. Termasuk di dalamnya memenuhi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Hingga Sabtu (22/8/2026), BPBD telah menyalurkan 2,37 juta liter air bersih menggunakan 462 tangki kepada 14.724 keluarga atau 37.686 jiwa yang tersebar di 41 desa pada 16 kecamatan.

Sebanyak 92 tangki atau 460 ribu liter air berasal dari APBD Kabupaten Cilacap, sedangkan 370 tangki atau 1,91 juta liter berasal dari dukungan dana tanggung jawab sosial lingkungan dunia usaha dan mitra.

Distribusi Air Bersih Mencapai 2,379 Juta Liter

BPBD kembali menyalurkan air bersih ke dua desa pada Minggu (23/8/2026) pagi dengan volume masing-masing 4.000 liter dan 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan 104 keluarga atau 485 jiwa.

"Hari ini (23/8), kami kembali menyalurkan bantuan bersih dan untuk sementara telah disalurkan ke dua desa tadi pagi, masing-masing sebanyak 4.000 liter dan 5.000 liter untuk 104 keluarga atau 485 jiwa," katanya.

Total bantuan air bersih yang telah didistribusikan hingga Minggu pagi mencapai 2,379 juta liter.

Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan dan permintaan dari wilayah terdampak dengan mempertimbangkan kondisi sumber air serta kebutuhan warga di lapangan.

"Penanganan kami lakukan secara bertahap dengan melihat kondisi sumber air dan kebutuhan warga di lapangan. Kami juga merekomendasikan penguatan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD serta penguatan sarana penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka menengah," kata Taryo.

Penulis :
Gerry Eka