
Pantau - Presiden Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam waktu dekat setelah bencana tersebut menyebabkan puluhan orang meninggal dan lebih dari 150 ribu warga mengungsi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini tengah mempersiapkan rencana kunjungan Presiden ke wilayah terdampak bencana.
“Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, Insyaallah ke sana,” kata Prasetyo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Prasetyo belum memberikan kepastian mengenai tanggal kunjungan Prabowo ke NTT.
“Nanti dikabari,” ucapnya.
Prabowo Minta Penanganan Darurat Berjalan Maksimal
Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) dini hari dan sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB.
Prabowo sebelumnya mengatakan pemerintah berupaya memberikan penanganan terbaik kepada masyarakat terdampak dengan mengerahkan jajaran terkait ke lapangan.
“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal,” kata Prabowo melalui akun Instagram pribadinya @prabowo yang dipantau di Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Presiden juga menginstruksikan kerja sama lintas sektor agar penanganan pascagempa berlangsung cepat dan tepat sasaran serta meminta jajaran terkait melihat langsung kondisi di lokasi bencana.
“Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini,” ujarnya.
Lebih dari 150 Ribu Warga Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (22/8/2026) mencatat sebanyak 150.576 warga mengungsi akibat gempa bumi di NTT.
BNPB mencatat korban meninggal terdiri atas 31 orang di Manggarai, 30 orang di Manggarai Timur, sembilan orang di Sikka, dua orang di Ende, satu orang di Manggarai Barat, 13 orang di Nagekeo, dan empat orang di Ngada.
Jumlah korban luka tercatat mencapai 1.298 orang dengan 336 orang di antaranya mengalami luka berat.
Sebanyak 5.832 personel TNI, 238 personel Polri, dan 903 relawan dari 104 lembaga telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT.
- Penulis :
- Gerry Eka



