HOME  ⁄  Nasional

774 Siswa SPN Polda Metro Jaya Asah Empati lewat Bakti Sosial kepada Warga Bogor

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

774 Siswa SPN Polda Metro Jaya Asah Empati lewat Bakti Sosial kepada Warga Bogor
Foto: Sebanyak 774 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2026 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya menggelar aksi bakti sosial sekaligus tradisi pengambilan bendera peleton, kompi, dan batalyon di Bodogol, Desa Watesjaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).

Pantau - Sebanyak 774 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya mengikuti bakti sosial kepada warga di Bodogol, Desa Watesjaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026), sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian sosial calon anggota Polri.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian tradisi pengambilan bendera peleton, kompi, dan batalyon yang melibatkan seluruh siswa serta jajaran pengasuh SPN Polda Metro Jaya.

Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Pol. Abdul Waras mengatakan kegiatan itu dirancang untuk membentuk calon Bhayangkara yang tangguh secara fisik dan mental serta memiliki empati terhadap masyarakat.

"Polisi yang baik adalah polisi yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini latihan awal bagi mereka sebelum terjun ke lapangan," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Siswa Tempuh Long March dan Bagikan Bantuan

Rangkaian kegiatan dimulai dengan long march sejauh 5,5 kilometer dari SPN Polda Metro Jaya menuju Lapangan Bodogol.

Setelah menerima bendera peleton dan kompi, para siswa menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang bermukim di sepanjang rute kegiatan.

Salah seorang warga penerima bantuan, Sayuti, mengapresiasi kepedulian para siswa SPN Polda Metro Jaya yang turun langsung menemui masyarakat.

"Kami bangga siswa-siswa SPN Polda Metro Jaya mau berbagi langsung ke masyarakat. Semoga kelak menjadi polisi yang dekat dengan masyarakat," ujar Sayuti.

Usai kegiatan sosial, para siswa kembali menjalani long march etape kedua sejauh 7,5 kilometer menuju Lapangan Tri Brata untuk mengikuti pengambilan bendera batalyon.

Tradisi Bendera Jadi Simbol Amanah

Upacara penyerahan bendera dilakukan sebagai simbol kebanggaan, kehormatan, dan tanggung jawab sebelum bendera diserahkan kepada perwakilan resimen siswa.

Abdul Waras mengingatkan seluruh siswa agar menjaga amanah sekaligus nama baik institusi saat menjalankan tugas kedinasan pada masa mendatang.

"Pengambilan bendera ini bukan sekadar simbol, ini adalah amanah. Di mana pun kalian berada, bawa nama baik almamater dan jaga kehormatan institusi Polri," tegasnya.

Seluruh rangkaian tradisi pengambilan bendera dan bakti sosial kemudian ditutup dengan apel konsolidasi yang diikuti para siswa bersama jajaran pengasuh SPN Polda Metro Jaya.

Penulis :
Gerry Eka