HOME  ⁄  Nasional

Wali Kota Iin Mutmainah Tolak Stigma Gotham City Melekat pada Jakarta Barat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Wali Kota Iin Mutmainah Tolak Stigma Gotham City Melekat pada Jakarta Barat
Foto: (Sumber :Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) di halaman kantor wali kota, Selasa (13/1/2026). ANTARA/Risky Syukur.)

Pantau - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah menolak stigma Gotham City melekat pada Jakarta Barat karena julukan yang menggambarkan kota penuh kejahatan itu dinilai tidak mencerminkan kondisi wilayah dan aktivitas masyarakat.

Iin menyampaikan pernyataan tersebut dalam silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat bersama warga di Balai Warga RW 10 Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Senin (24/8/2026).

“Kita tidak ingin Jakarta Barat dibilang Gotham City. Masa Jakarta Barat tidak aman? Malam hari saja masih banyak warga kita yang bermain bola dan beraktivitas,” ujar Iin.

Menurut Iin, keamanan dan kenyamanan Jakarta Barat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

“Keberhasilan menjaga ketertiban wilayah bergantung pada kolaborasi erat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat,” kata Iin.

Forkopimko Perkuat Dialog dengan Warga

Program silaturahmi lintas sektor tersebut digelar secara bertahap dan akan dilanjutkan ke seluruh kecamatan di Jakarta Barat untuk membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengimbau masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga keamanan dengan menjadi “polisi bagi diri sendiri”.

Ia juga meminta orang tua memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar terhindar dari tawuran, narkoba, dan aktivitas lain yang dapat merugikan masa depan mereka.

“Mari kita menjadi polisi bagi kita sendiri. Artinya, kita tidak menjadi pelaku kejahatan dan tidak menjadi korban kejahatan,” pesan Nasriadi.

Warga Diminta Waspadai Informasi Belum Terverifikasi

Dandim 0503/Jakarta Barat Letkol Saputra Haki turut meminta masyarakat lebih bijak menyikapi informasi yang beredar, terutama melalui media sosial.

Ia mengingatkan setiap informasi perlu diperiksa kebenarannya agar kabar yang belum terverifikasi tidak memicu kepanikan hingga berujung pada kerusuhan.

“Harus dicek betul apakah informasi tersebut benar atau tidak. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru membuat kepanikan dan berujung pada kerusuhan,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan