
Pantau - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan peningkatan pengawasan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara di Kepulauan Riau melalui pemeriksaan kelaikan sarana, pengawasan operator, serta edukasi kepada masyarakat.
Dudy menilai pengawasan perlu diperkuat karena Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis dengan aktivitas transportasi laut dan udara yang sibuk.
“Kita bersama tahu bahwa Kepulauan Riau merupakan wilayah yang strategis serta sangat sibuk, terlebih pergerakan transportasi laut maupun udara. Ada peran strategis dan tanggung jawab besar Kementerian Perhubungan yaitu keselamatan,” kata Dudy di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Kemenhub Periksa Kelaikan Sarana Transportasi
Dudy sebelumnya mengumpulkan seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di lingkup Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Senin (24/8/2026).
“Kami kumpulkan dalam rangka menginstruksikan kembali pentingnya peningkatan keselamatan pada moda transportasi darat, laut, serta udara,” ujarnya.
Langkah peningkatan keselamatan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2026 yang antara lain mengatur pemeriksaan kelaikan secara menyeluruh terhadap sarana transportasi sesuai kewenangan masing-masing.
Pemeriksaan kelaikan juga dilakukan secara acak sebelum keberangkatan dan setelah kedatangan sesuai standar keselamatan.
Kemenhub turut menginstruksikan pengawasan kepatuhan operator terhadap sistem keselamatan serta perawatan sarana transportasi sesuai ketentuan.
Evaluasi berkala terhadap prasarana transportasi juga harus dilakukan berdasarkan standar operasional dan prosedur, disertai koordinasi dan tindakan dini apabila ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan atau keamanan.
Menhub Minta Kendaraan dan Kru Dipastikan Laik
Dudy meminta seluruh jajarannya memastikan kendaraan laik jalan serta anak buah kapal maupun kru pesawat telah memiliki kompetensi dan sertifikasi yang dipersyaratkan.
Kemenhub juga meminta para pemangku kepentingan dan pemilik kapal memahami kewajiban yang harus dipenuhi untuk menjaga keselamatan transportasi.
“Ini yang saya harapkan, supaya kejadian-kejadian yg sudah kita lihat sebelumnya tidak terjadi lagi. Kita juga harus terus mengingatkan para penumpang,” kata Menhub.
Seluruh pegawai Kemenhub juga diperintahkan mengampanyekan keselamatan melalui berbagai media komunikasi, termasuk media sosial dan edukasi langsung kepada masyarakat.
Kampanye tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian, serta perubahan perilaku masyarakat sesuai budaya keselamatan.
Pertemuan di Batam turut dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa, serta para kepala UPT darat, laut, dan udara se-Kepulauan Riau.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



