HOME  ⁄  Nasional

Kemenhut Basahi Gambut di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor untuk Padamkan Bara Karhutla

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemenhut Basahi Gambut di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor untuk Padamkan Bara Karhutla
Foto: Tim gabungan Kememhut saat melakukan penyemprotan ke dalam tanah yang terbakar di kawasan ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Selasa 25/8/2026 (sumber: ANTARA/Firman)

Pantau - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memfokuskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dengan melakukan pembasahan mendalam terhadap lahan gambut yang terbakar, terutama di kawasan Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Tim Kemenhut melakukan pembasahan untuk memastikan bara api yang menjalar melalui lapisan gambut di bawah permukaan tanah benar-benar padam dan tidak kembali memunculkan titik api.

Bara Api Menjalar di Bawah Tanah

"Pembasahan ini untuk memastikan bara api di bawah tanah benar-benar padam," kata Dian Cahyo Buwono dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) saat ditemui di lokasi karhutla di Tegal Arum, Banjarbaru, Selasa.

Api yang membakar lahan gambut di kawasan tersebut diketahui telah menyebar dan menjalar melalui lapisan bawah tanah sehingga pemadaman dari permukaan saja tidak cukup menghentikan kebakaran secara menyeluruh.

Petugas harus melakukan pembasahan hingga mencapai lapisan tanah tempat bara masih tersimpan, termasuk pada bagian lahan yang dari permukaan terlihat tidak mengalami kebakaran.

Berdasarkan pemantauan tim sepanjang siang, sejumlah titik api baru terus bermunculan dan diduga berasal dari bara yang menyebar melalui lapisan gambut di bawah permukaan tanah.

"Hasil pemantauan kami sepanjang siang ini banyak api bermunculan, ini akibat dari penyebaran bara api dari dalam tanah," ucap Dian Cahyo Wibowo.

Untuk mendukung pembasahan, petugas menyemprotkan air langsung ke dalam tanah hingga kedalaman sekitar dua meter agar dapat menjangkau lapisan gambut yang masih menyimpan bara.

Kedalaman yang dapat dijangkau air bergantung pada kekuatan mesin pompa yang digunakan petugas di lokasi.

Tim berupaya membuat tanah gambut menjadi sangat basah hingga berlumpur agar bara di dalam tanah tidak kembali muncul ke permukaan.

"Kami upayakan bagaimana tanah menjadi lumpur agar tak lagi timbul bara api dari dalam," tambah Dian.

Tim Gabungan Kemenhut Dikerahkan

Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memerintahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kemenhut untuk bergerak membantu penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan.

Penanganan kebakaran dilakukan secara gabungan dengan melibatkan unsur Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL), hingga Manggala Agni.

Upaya pemadaman juga mendapatkan dukungan dari Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk meredam kebakaran lahan, terutama pada kawasan gambut yang memiliki risiko bara bertahan dan menyebar di bawah permukaan tanah.

Penanganan di Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor diprioritaskan melalui pembasahan mendalam agar petugas tidak hanya memadamkan api yang terlihat di permukaan, tetapi juga menghilangkan sumber bara yang masih tersimpan di lapisan gambut.

Penulis :
Arian Mesa