HOME  ⁄  Nasional

Panitia Muktamar Ke-35 NU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara, Kuorum Dipastikan Aman

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Panitia Muktamar Ke-35 NU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara, Kuorum Dipastikan Aman
Foto: (Sumber :Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU Profesor Mohammad Nuh saat di Jombang, Jawa Timur. ANTARA/Asmaul.)

Pantau - Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menuntaskan verifikasi daftar pemilih tetap (DPT) dengan menetapkan 557 pemilik hak suara yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti muktamar di Jombang, Jawa Timur.

Rais Syuriyah PBNU sekaligus Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU Mohammad Nuh mengatakan jumlah tersebut telah memenuhi ketentuan kuorum pelaksanaan muktamar.

"DPT sudah ditetapkan, sebanyak 557. Totalnya 590, jadi sekitar 97 persen. Dari sisi kuorum, aman," katanya di Jombang, Rabu, 26 Agustus 2026.

Panitia Verifikasi Kepengurusan NU

Panitia melakukan verifikasi terhadap data kepengurusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) yang menjadi peserta muktamar.

Verifikasi meliputi identitas rais syuriyah, katib syuriyah, ketua, dan sekretaris serta masa berlaku surat keputusan kepengurusan.

Setiap PCNU mengirimkan empat perwakilan, sedangkan PWNU dan PCINU masing-masing juga diwakili empat orang yang terdiri atas rais syuriyah, katib syuriyah, ketua, dan sekretaris sesuai data kepengurusan yang telah diverifikasi.

Menurut Mohammad Nuh, sekitar tiga persen kepengurusan tidak masuk DPT sehingga tidak memiliki hak suara karena tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Persoalan tersebut antara lain disebabkan pengurus telah meninggal dunia atau data kepengurusan tidak diperbarui.

Khusus PCINU, pembaruan data lebih kompleks karena sebagian pengurus merupakan mahasiswa yang berada di luar negeri dan dapat kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.

Muktamar Digelar Luring di Jombang

Mohammad Nuh menegaskan Muktamar Ke-35 NU akan dilaksanakan secara luring sehingga perwakilan PCINU yang memiliki hak suara dan telah terverifikasi harus hadir langsung di Jombang.

Pelaksanaan muktamar tidak menggunakan mekanisme pemungutan suara secara daring maupun hibrida.

Para muktamirin mulai berdatangan ke Jombang dan menjalani registrasi pada Rabu menjelang pembukaan Muktamar Ke-35 NU pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Muktamar Ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dengan pembukaan dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Peserta juga dibekali kartu khusus berbasis cip untuk mengatur akses selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar.

Sistem berbasis digital tersebut disiapkan panitia untuk memastikan kepesertaan telah terverifikasi sekaligus mencegah manipulasi akses selama Muktamar Ke-35 NU berlangsung.

Penulis :
Aditya Yohan