HOME  ⁄  Nasional

Barantin Siap Buka Pasar Ekspor Bawang Goreng Palu hingga China

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Barantin Siap Buka Pasar Ekspor Bawang Goreng Palu hingga China
Foto: (Sumber :Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding (kedua kiri) bersama Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (kedua kanan) memberikan keterangan kepada pers usai penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Barantin, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (ANTARA/Aria Ananda).)

Pantau - Badan Karantina Indonesia (Barantin) siap membantu mencarikan pembeli luar negeri untuk bawang goreng asal Palu, Sulawesi Tengah, dengan membidik sejumlah negara Asia Tenggara hingga menjajaki pasar China.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan bawang goreng Palu memiliki kualitas baik dan permintaan kuat di pasar domestik, tetapi produk unggulan tersebut belum menembus pasar ekspor.

“Ada produk dari Palu itu yang cukup bagus, misalnya bawang goreng. Kualitasnya bagus, permintaannya kuat di dalam negeri, tapi belum diekspor,” kata Karding di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Barantin Bidik Pasar Asia Tenggara dan China

Barantin akan membantu membuka akses pasar dengan mencarikan calon pembeli di sejumlah negara yang dinilai potensial.

Malaysia, Laos, Vietnam, Kamboja, dan Thailand menjadi sejumlah negara yang akan dijajaki sebagai pasar bawang goreng Palu, sementara peluang ekspor ke China juga akan ditelusuri.

“Itu bisa kita carikan pembeli terutama di Malaysia, Laos, Vietnam, Kamboja dan Thailand. Bahkan mungkin ke China, nanti kita bantu cari pasarnya,” ujarnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kerja sama Barantin dengan Pemerintah Kota Palu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan dan pemasaran komoditas unggulan.

Selain bawang goreng, Sulawesi Tengah memiliki komoditas potensial lainnya, antara lain durian, kelapa, kakao, ikan, daging, anggrek, rumput laut, tuna, sarang burung walet, dan berbagai produk hortikultura.

Ekspor Sulawesi Tengah Tembus Rp395,27 Triliun

Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Sulawesi Tengah sepanjang 2025 mencapai 22,32 miliar dolar AS atau sekitar Rp395,27 triliun.

China tercatat sebagai negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai 10,21 miliar dolar AS atau sekitar Rp180,81 triliun, setara 45,75 persen dari total ekspor Sulawesi Tengah.

Vietnam juga menjadi salah satu tujuan utama dengan nilai ekspor mencapai 1,92 miliar dolar AS atau sekitar Rp34 triliun, setara 8,62 persen dari total ekspor.

Bawang goreng Palu telah memperoleh perlindungan indikasi geografis dari Kementerian Hukum dengan bahan baku bawang merah lokal varietas Lembah Palu yang tumbuh di wilayah Palu, Donggala, dan Sigi.

Pemerintah Kota Palu pada Agustus 2025 juga mencatat seorang petani di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, mampu memproduksi bawang goreng hingga dua ton per bulan apabila ditunjang perluasan pemasaran.

Pemkot Palu Dorong Kerja Sama Segera Diimplementasikan

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid berharap nota kesepahaman dengan Barantin tidak hanya menjadi dokumen, tetapi dilanjutkan dengan program konkret yang memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Kami berharap MoU ini tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama, tetapi betul-betul masuk pada tahap implementasi yang memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat,” ucap Hadianto.

Nota kesepahaman tersebut akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih konkret dan direncanakan dilaksanakan di Kota Palu pada bulan berikutnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf