
Pantau - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa mengingatkan para guru besar agar terus berinovasi, meningkatkan produktivitas akademik, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setelah mencapai jabatan akademik tertinggi.
Pesan tersebut disampaikan Jamaluddin dalam acara pengukuhan lima Guru Besar Unhas 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pengukuhan guru besar menjadi momentum untuk memperkuat budaya keilmuan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas melalui kajian interdisiplin dan pertukaran gagasan antarcabang ilmu.
Jamaluddin menegaskan jabatan guru besar membawa tanggung jawab untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi.
"Jabatan guru besar merupakan tanggung jawab untuk terus meningkatkan produktivitas akademik dan memberikan kontribusi melalui pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta inovasi," ujarnya.
Ia menekankan pencapaian jabatan guru besar tidak boleh menjadi titik akhir dalam menghasilkan karya akademik.
"Setelah menjadi guru besar, jangan berhenti berkarya. Justru setelah mencapai jabatan guru besar, produktivitas kita harus semakin meningkat," lanjut Prof JJ.
Menurut Jamaluddin, bertambahnya jumlah guru besar juga memperbesar peluang Unhas memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui penelitian dan berbagai karya akademik.
Para guru besar turut diharapkan menjadi pelopor peningkatan kualitas publikasi ilmiah Unhas, khususnya pada jurnal internasional bereputasi.
"Saya berharap para guru besar yang dikukuhkan dapat mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan kolaboratif serta memperluas kontribusi Unhas bagi masyarakat," kata JJ.
Lima guru besar yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kehutanan, dan Fakultas Ilmu Budaya Unhas.
Prof Maria Tanumi Hardja dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Konservasi Gigi dan Mikrobiologi Endodontik pada Fakultas Kedokteran Gigi.
Prof Asdar dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Periodontologi, sedangkan Prof Juni Jekti Nugroho menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Biomaterial Endodontik pada fakultas yang sama.
Dari Fakultas Kehutanan, Prof Budiaman dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Serangga Hutan-Lebah Madu.
Sementara itu, Prof Herawaty Abbas dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kesusastraan pada Fakultas Ilmu Budaya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



