
Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiagakan empat mobil derek dan 120 petugas untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama demonstrasi di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Empat mobil derek tersebut ditempatkan di Pintu 10, bawah Flyover Ladokgi, Hotel Mulia, dan FX.
Dishub DKI juga menyiapkan 10 titik pengaturan lalu lintas, yakni Simpang Senayan arah Bundaran Senayan, FX, traffic light Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Palmerah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta kolong Ladokgi.
"Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas, berhati-hati dalam berkendara, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, Kamis.
Dishub DKI terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan kepolisian serta unsur terkait untuk mengatur lalu lintas selama aksi berlangsung.
Sebanyak 120 Petugas Dibagi Dua Giliran
Sebanyak 120 petugas Dishub DKI disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama berlangsungnya penyampaian pendapat.
Sebanyak 60 petugas bertugas pada shift pertama pukul 07.00-13.00 WIB dan 60 petugas lainnya pada shift kedua pukul 13.00-19.00 WIB.
Pengaturan lalu lintas dibagi menjadi tiga zona untuk menjangkau kawasan yang berpotensi terdampak pergerakan massa.
Zona 1 meliputi kawasan DPR/MPR di Senayan, sedangkan Zona 2 mencakup koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman.
Zona 3 mencakup kawasan DPR/MPR hingga kawasan Istana.
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Secara Situasional
Dishub DKI akan menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mempertimbangkan kondisi serta pergerakan massa demonstrasi di lapangan.
"Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan," ungkap Budi.
Masyarakat yang melintasi kawasan terdampak diminta mengikuti arahan petugas serta menyesuaikan rute dan waktu perjalanan dengan perkembangan lalu lintas terkini.
Dishub DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan unsur terkait untuk mengantisipasi perubahan kondisi selama demonstrasi berlangsung.
- Penulis :
- Aditya Yohan



