HOME  ⁄  Nasional

Mensesneg Membantah Klaim Prabowo Menunjuk Haji Isam sebagai Koordinator Penanganan Karhutla

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mensesneg Membantah Klaim Prabowo Menunjuk Haji Isam sebagai Koordinator Penanganan Karhutla
Foto: (Sumber :Arsip - Tim gabungan intensif melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Selasa (25/8). (ANTARA/Narwati).)

Pantau - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah klaim yang beredar di Facebook bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Informasi yang menyebut Haji Isam ditunjuk untuk memimpin langsung operasi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan tersebut dinyatakan sebagai disinformasi atau tidak benar.

"Tidak ada, tidak benar itu," kata Prasetyo.

Unggahan di Facebook menarasikan bahwa Presiden Prabowo menunjuk Haji Isam sebagai koordinator utama operasi pengendalian karhutla di Kalimantan Selatan.

"Presiden Prabowo Subianto menunjuk Haji Isam sebagai koordinator utama dalam operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan." demikian narasi dalam unggahan tersebut.

"Instruksi penunjukan itu diteruskan oleh Menteri Pertahanan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Merespons mandat tersebut, Haji Isam segera berangkat menuju Banjarmasin untuk memimpin rapat koordinasi bersama unsur TNI, Polri, dan Forkopimda Kalsel, seperti dikutip dari Gurindamid." lanjut narasi tersebut.

Unggahan itu juga menyebut personel TNI dan Polri dikerahkan serta pesawat dan helikopter digunakan untuk melakukan water bombing dalam operasi penanganan karhutla.

Prasetyo menjelaskan pemerintah memang meminta berbagai pihak ikut membantu menangani karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Pemerintah pusat telah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani karhutla di wilayah yang menjadi prioritas.

Pemerintah juga mengerahkan 12.880 personel untuk melakukan pemadaman, operasi modifikasi cuaca, dan pemantauan kualitas udara di Sumatera dan Kalimantan.

Enam provinsi mendapat perhatian khusus karena menjadi wilayah prioritas rawan karhutla, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Dengan bantahan Mensesneg tersebut, klaim bahwa Haji Isam diangkat menjadi koordinator penanganan karhutla di Kalimantan dinyatakan sebagai disinformasi atau tidak benar.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026