HOME  ⁄  Nasional

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Ibu Kota Masuk Delapan Besar Kota dengan Udara Terburuk Dunia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Ibu Kota Masuk Delapan Besar Kota dengan Udara Terburuk Dunia
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Suasana lanskap kota yang diselimuti polusi udara di Jakarta. Kualitas udara Jakarta pada Kamis (9/7/2026) pagi berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.30 WIB tidak sehat bagi kelompok sensitif, dengan Indeks kualitas udara (AQI) di angka 137, sehingga menjadikannya kota dengan kualitas udara terburuk keempat di dunia. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym/am.)

Pantau - Kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat dan menempati posisi kedelapan kota dengan udara terburuk di dunia pada Sabtu (29/8) pagi berdasarkan data IQAir.

Indeks kualitas udara atau AQI Jakarta pada pukul 05.50 WIB tercatat berada di angka 149 dengan konsentrasi polutan PM2.5 sebesar 48,3 mikrogram per meter kubik.

Kondisi tersebut dinilai tidak sehat bagi kelompok sensitif karena polusi udara dapat merugikan manusia maupun kelompok hewan yang sensitif serta berpotensi menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika.

Delhi di India menempati posisi pertama kota dengan kualitas udara terburuk dengan AQI 185, disusul Kuching di Malaysia dengan 169 dan Kuala Lumpur dengan 168.

Manama di Bahrain berada di urutan keempat dengan AQI 158, disusul Kinshasa di Republik Demokratik Kongo 157, Doha di Qatar 154, dan Dubai di Uni Emirat Arab 152.

Masyarakat direkomendasikan mengenakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari masuknya udara kotor, serta menyalakan penyaring udara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya menyiapkan tiga strategi utama untuk memperbaiki kualitas udara, termasuk memperluas layanan bus Transjabodetabek guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Perluasan tersebut mencakup rute Blok M-Alam Sutera dan Blok M-PIK 2 serta rencana pembukaan rute baru Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mengajak masyarakat menggunakan transportasi publik yang telah disediakan pemerintah daerah, termasuk layanan angkutan umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Pemprov DKI turut mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat sebagai bagian dari upaya menangani persoalan lingkungan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026