
Pantau - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri, termasuk menunjuk Irjen Pol. Roycke Harry Langie sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.
Sebanyak 344 personel mendapat promosi atau penempatan jabatan baru dalam mutasi tersebut, sementara personel lainnya menyelesaikan pendidikan, berangkat pendidikan, hingga memasuki masa pensiun.
Irjen Pol. Roycke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara dipercaya menjadi Astamaops menggantikan Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.
Posisi Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia dipercayakan kepada Irjen Pol. Jawari untuk menggantikan Irjen Pol. Anwar yang dimutasikan sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.
Irjen Pol. Ruslan Ependi juga dipercaya menjadi Koordinator Staf Ahli Kapolri menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.
Pergantian turut terjadi di tingkat Polda dengan Brigjen Pol. Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Utara.
Brigjen Pol. Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau diangkat menjadi Kapolda Papua Barat Daya.
Posisi Wakapolda Riau kemudian diemban Brigjen Pol. Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo, sedangkan jabatan Wakapolda Gorontalo dipercayakan kepada Kombes Pol. Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.
Johnny mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi serta proses pembinaan organisasi dan karier personel Polri.
"Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi," katanya.
Polri mengharapkan seluruh pejabat yang mendapat amanah baru segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas secara optimal.
"Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Penyegaran organisasi tersebut juga diharapkan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat Polri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




