HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Timur Tuntaskan Penataan Lokbin Kramat Jati untuk Relokasi 193 Pedagang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Jakarta Timur Tuntaskan Penataan Lokbin Kramat Jati untuk Relokasi 193 Pedagang
Foto: (Sumber :Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dan jajaran meninjau Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Minggu (30/8/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza..)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur menargetkan penataan Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati di Jalan Raya Bogor rampung setelah progresnya mencapai 85 persen untuk menampung 193 pedagang kaki lima (PKL), khususnya pedagang ikan yang sebelumnya berjualan di trotoar depan Pasar Kramat Jati.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan pekerjaan yang tersisa meliputi penyelesaian akhir, pemasangan lampu, dan perbaikan pintu toilet.

"Penataan sudah mencapai 85 persen. Sekarang tinggal finishing, pemasangan lampu-lampu dan perbaikan pintu toilet. Untuk lainnya sudah siap semuanya," kata Munjirin di Jakarta, Senin.

Munjirin bersama jajarannya telah meninjau Lokbin Kramat Jati pada Minggu (30/8) malam untuk memastikan kesiapan kawasan sebelum diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (1/9).

Penataan ditargetkan selesai pada Senin, termasuk pemasangan lampu dan pintu toilet umum yang dibutuhkan pedagang ikan, kerang, kepiting atau rajungan, serta hasil laut lainnya yang mayoritas beraktivitas pada malam hari.

"Lokbin ini untuk menampung 193 pedagang ikan dan sejenisnya yang sebelumnya berjualan di trotoar depan Pasar Kramat Jati," ujar Munjirin.

Munjirin memastikan pedagang ikan sudah tidak lagi berjualan di atas trotoar seiring penyelesaian penataan Lokbin Kramat Jati.

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur Andi Ahmad Refi mengatakan penataan Lokbin dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai unit selama sepekan terakhir.

Sekitar 100 personel gabungan dikerahkan dalam penataan kawasan pada Sabtu (29/8), mulai dari unsur kelurahan dan kecamatan, PPSU, Satgas Bina Marga, Lingkungan Hidup, Gulkarmat, Satpol PP, Sudin Perhubungan hingga PPKUKM.

"Penataan kemarin meliputi pendataan pedagang, pengosongan kios, pembersihan sampah, penataan trotoar, penyemprotan area, pembersihan saluran, pengangkutan sampah, pengecatan railing median jalan, serta pembuatan trotoar baru," jelas Refi.

Jajaran Bina Marga menangani penataan infrastruktur berupa pengecatan railing median jalan dan pembangunan trotoar baru, sedangkan Sudin Lingkungan Hidup mengangkut sampah hasil kerja bakti.

"Tercatat volume sampah yang berhasil dibersihkan sekitar 12 meter kubik atau sekitar 4–5 ton," ujar Refi.

Sudin Gulkarmat juga melakukan penyemprotan area kotor dan membersihkan saluran yang tersumbat agar lingkungan Lokbin Kramat Jati lebih bersih dan tertata.

Satpol PP Kecamatan Kramat Jati bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama penataan, sedangkan Sudin Perhubungan mengatur lalu lintas untuk menjaga kelancaran kendaraan dan keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026