
Pantau - Kontingen Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kalimantan Timur berhasil menembus peringkat lima besar nasional dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, setelah mengumpulkan 14 medali dan penghargaan.
Ketua Bidang Kerohanian dan Seni Budaya Dewan Pengurus KORPRI Kaltim Arief Murdiyatno mengatakan pencapaian tersebut menjadi hasil kerja keras, persiapan matang, dan semangat seluruh peserta.
"Ini menjadi momentum membanggakan bagi Kafilah KORPRI Kaltim yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang nasional ini. Capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, persiapan matang, serta semangat para peserta," kata Arief di Samarinda, Senin (31/8/2026).
Arief juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pendamping, dan pihak yang memberikan dukungan selama kompetisi serta berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan capaian pada ajang berikutnya.
Prestasi Kaltim dipastikan setelah Dewan Hakim mengumumkan raihan 14 medali dan penghargaan pada malam penutupan MTQ VIII KORPRI di Alun-Alun Citra Mas Pangkep, Sabtu (29/8/2026) malam.
Kafilah Kaltim yang diperkuat 38 peserta putra dan putri membawa pulang lima gelar Juara I melalui Muhammad Abdan pada cabang Tartil, Pajriatinur dan Nur Aisyah Ulfah pada Haflah, Yuliansyah pada Khutbah Jumat, Syaiful pada Doa, serta Nanang Faisol Hadi pada Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an.
Empat gelar Juara II diraih Siti Hidayati pada Tilawah, M. Miftahul Ihsan dan Ibnu Sina pada Haflah, Emy Rachmawati pada Doa, serta Akhmad Aditya Rahmad pada Cipta dan Baca Puisi.
Kaltim juga memperoleh lima gelar juara harapan melalui Firdatul Khairiyah, M. Iqbal Wi’an Ekaputra, Firmansyah Asnur, Hamsinah, dan Nurhalimah pada sejumlah cabang perlombaan.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Sumatera Barat menjadi Juara Umum MTQ VIII KORPRI 2026 dengan 160 poin, disusul Sulawesi Selatan dengan 125 poin dan DKI Jakarta dengan 103 poin.
Jawa Timur menempati peringkat keempat, sedangkan Kalimantan Timur mengamankan posisi kelima sekaligus memperbaiki pencapaian pada MTQ VII KORPRI 2024 di Palangka Raya ketika belum masuk lima besar.
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menutup kegiatan menegaskan MTQ KORPRI tidak boleh berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi harus menjadi momentum untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam birokrasi dan pelayanan publik.
"Musabaqah ini boleh berakhir malam ini, tetapi tugas kita bersama untuk membumikan Al-Qur’an justru harus semakin kuat," tegas Nasaruddin.
Menurut Nasaruddin, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur melalui piala, medali, peringkat, maupun predikat juara umum, tetapi juga dari pengaruh Al-Qur'an terhadap cara aparatur sipil negara berpikir, bersikap, mengambil keputusan, dan melayani masyarakat.
"Di tangan Saudara, ayat-ayat Al-Qur’an bersentuhan langsung dengan urusan masyarakat dan kebijakan publik," kata Nasaruddin.
MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional yang berlangsung sejak 23 Agustus 2026 mencatat partisipasi 1.173 peserta dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga.
Keberhasilan masuk lima besar nasional menjadi bahan evaluasi KORPRI Kaltim untuk memperkuat pembinaan seni baca, hafalan, dan pemahaman Al-Qur'an secara berkelanjutan di lingkungan birokrasi pemerintahan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




