
Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni mengapresiasi capaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 serta penanganan bencana alam oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Kementerian Sosial di sejumlah wilayah Indonesia.
Husni menilai pelaksanaan ibadah haji 2026 mencatatkan pengelolaan yang baik dengan angka kematian jemaah yang dapat ditekan serta pelaksanaan rute ibadah di Tanah Suci yang berjalan lancar.
Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut juga menilai petugas haji hasil rekrutmen tahun ini mampu bekerja secara maksimal selama penyelenggaraan ibadah haji.
Husni Nilai Pengawasan Haji Berjalan Baik
Husni menyampaikan penilaian tersebut saat diwawancarai Parlementaria di Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
"Pengawasan haji menjadi salah satu yang terbaik untuk tahun 2026 ini. Angka jemaah yang meninggal dunia kecil, aturan pelaksanaan dan ritme rute berjalan lancar, serta kualitas petugas haji hasil rekrutmen tahun ini bekerja maksimal," ujarnya.
Selain penyelenggaraan haji, legislator daerah pemilihan Sumatera Utara I tersebut menyoroti respons BNPB dan Kementerian Sosial dalam menangani sejumlah bencana alam.
Husni mencontohkan penanganan banjir bandang yang menerjang Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada November 2025.
Menurut Husni, koordinasi lintas lembaga membuat fase tanggap darurat dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat sebelum penanganan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
BNPB dan Kemensos Dinilai Cepat Tangani Bencana
Husni juga menyoroti penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026.
Penanganan tersebut mencakup penyiapan dapur umum, bantuan tenda rumah tangga, serta pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat terdampak.
"Dalam jangka tiga hingga empat bulan, dampak banjir bandang di Sumatera tertangani dengan baik dan saat ini sudah masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Begitu pula penanganan gempa di NTT 15 Agustus 2026 lalu, penyiapan dapur umum, bantuan tenda rumah tangga, dan pemenuhan logistik warga bergerak cepat dan tertata rapi," pungkasnya.
Husni menempatkan penyelenggaraan haji dan mitigasi bencana sebagai dua sektor krusial yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi VIII DPR RI.
- Penulis :
- Aditya Yohan




