
Pantau - Tim gabungan masih berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menyala dan telah menghanguskan sekitar 55 hektare lahan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan kobaran api yang kembali membesar masih dalam proses penanganan petugas.
"Kebakaran masih dalam penanganan dan api belum sepenuhnya padam. Petugas di lapangan terus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang kembali menyala," kata Berton di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Karhutla tersebut tercatat membakar sekitar 55 hektare lahan sejak Minggu (30/8/2026).
<h2>Titik Api Utama Terdeteksi di Desa Sejau Hilir</h2>
BNPB mencatat sebaran titik api utama berada di Desa Sejau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.
Petugas gabungan terus melakukan pemadaman untuk melokalisasi kobaran api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.
Cuaca kering menjadi salah satu kondisi yang diantisipasi karena dapat memicu munculnya kembali titik api di kawasan terdampak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla yang berlaku mulai 20 Agustus hingga 31 Desember 2026 untuk memperkuat kesiapsiagaan penanganan kebakaran.
<h2>BNPB Siapkan Peningkatan Dukungan Penanganan</h2>
BNPB terus memantau perkembangan penanganan karhutla di Kalimantan Utara serta memastikan koordinasi antarpihak tetap berjalan.
Dukungan personel juga siap ditingkatkan untuk membantu memastikan kobaran api dapat dilokalisasi secara menyeluruh.
Langkah tersebut dilakukan sekaligus untuk mencegah kebakaran meluas dan mendekati kawasan permukiman warga.
- Penulis :
- Aditya Yohan




