HOME  ⁄  Nasional

Kemenhut Siapkan DAK Rp5,5 Miliar, Penanganan Karhutla Kalbar Diperkuat dari Darat dan Udara

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenhut Siapkan DAK Rp5,5 Miliar, Penanganan Karhutla Kalbar Diperkuat dari Darat dan Udara
Foto: (Sumber :Menhut Raja Juli Antoni (tengah) saat berdiskusi bersama Gubernur Kalbar dan Danlanud Supadio di Sungai Raya, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026). (ANTARA/HO-Prokopim Kalbar).)

Pantau - Pemerintah menyiapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kehutanan sebesar Rp5,5 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat melalui operasi darat dan udara, pembasahan gambut, penegakan hukum, serta pencegahan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan anggaran tersebut diperuntukkan bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bagian dari penanganan karhutla secara terpadu.

“Anggaran tersebut diperuntukkan bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bagian dari penguatan penanganan karhutla yang dilakukan secara terpadu melalui operasi udara, darat, pembasahan gambut, penegakan hukum dan pencegahan,” kata Raja Juli di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (5/9/2026).

Selain DAK Rp5,5 miliar, pemerintah akan mengoordinasikan kebutuhan anggaran operasional lainnya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan DPR RI untuk memperkuat sarana serta prasarana penanganan karhutla.

OMC dan Tiga Chinook Dikerahkan

Pemerintah akan memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan memanfaatkan potensi awan hujan di Kalimantan Barat pada 4 hingga 8 September 2026 berdasarkan data BMKG.

OMC tersebut diarahkan untuk meningkatkan pembasahan sekaligus menjaga tinggi muka air tanah di kawasan gambut agar kebakaran dapat dikendalikan.

Operasi water bombing juga diperkuat untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit ditangani melalui jalur darat.

Pemerintah mendapat tambahan dukungan tiga pesawat Chinook dari Pasukan Bela Diri Jepang untuk memperkuat operasi tersebut.

“Operasi udara tersebut akan diarahkan ke sejumlah kawasan krusial, termasuk Danau Sentarum yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, guna mencegah meluasnya kebakaran,” kata Raja Juli.

Operasi darat melibatkan personel TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBD, dan relawan dengan pemetaan kebutuhan hingga tingkat kabupaten dan kecamatan.

Gambut Ditangani dengan Teknik Penyuntikan

Pemerintah menyiapkan penanganan khusus di kawasan gambut melalui teknik peat injection atau penyuntikan gambut untuk membantu membasahi lapisan tanah dan mengendalikan bara api di bawah permukaan.

Penanganan karhutla juga diperkuat melalui penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, baik perseorangan maupun korporasi.

Pemerintah turut mengedukasi masyarakat untuk menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar guna mencegah munculnya titik kebakaran baru.

“Melalui dukungan pendanaan dan penguatan operasi terpadu, pemerintah berharap pengendalian karhutla di Kalimantan Barat dapat dipercepat sekaligus mencegah munculnya kembali titik-titik kebakaran,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026