
Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali memobilisasi bantuan kemanusiaan dari Surabaya menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) menggunakan KMP Inerie II untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan kapal yang membawa bantuan tersebut berangkat dari Pelabuhan Ujung Surabaya pada Sabtu, 5 September 2026, menuju Kupang.
"ASDP kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat NTT yang tengah menjalani proses pemulihan pascabencana," kata Heru.
Heru mengatakan konektivitas penyeberangan memiliki peran strategis dalam situasi bencana untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Kami ingin memastikan konektivitas yang ASDP miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat dan pemulihan bencana," ujar Heru.
ASDP Buka Ruang Kolaborasi Penyaluran Bantuan
ASDP membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan lembaga kemanusiaan yang ingin menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di NTT.
"Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama hadir dan memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat terdampak," ucap Heru.
Bantuan kemanusiaan dapat diserahkan melalui Pelabuhan Ujung Surabaya untuk selanjutnya dimobilisasi menggunakan layanan penyeberangan menuju NTT.
Bantuan yang dapat disalurkan antara lain makanan dan minuman, kebutuhan pokok, obat-obatan, perlengkapan medis, pakaian layak pakai, selimut, tenda, perlengkapan tidur, serta kebutuhan bayi dan anak.
ASDP meminta seluruh bantuan yang diserahkan berada dalam kondisi baik dan layak digunakan agar dapat memberikan manfaat secara optimal kepada masyarakat terdampak.
Informasi dan koordinasi penyerahan bantuan dapat dilakukan melalui Toni Saputra di nomor 0821-3135-0597 dan Ayudha Pratama di nomor 0852-7573-1638.
Konektivitas Laut Dukung Pemulihan Pascabencana
Mobilisasi menggunakan KMP Inerie II melanjutkan rangkaian kontribusi ASDP dalam membantu proses pemulihan masyarakat NTT setelah bencana.
ASDP sebelumnya telah beberapa kali mengangkut bantuan kemanusiaan melalui layanan penyeberangan berupa kebutuhan dasar masyarakat, logistik, dan peralatan yang diperlukan di wilayah terdampak.
Perusahaan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses tersebut untuk memastikan bantuan dapat bergerak secara aman dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan dukungan terhadap masyarakat NTT akan terus diberikan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Pemulihan pascabencana membutuhkan proses yang tidak singkat dan kerja bersama dari banyak pihak. Selama konektivitas masih dibutuhkan untuk mendukung pergerakan bantuan, kami akan terus berupaya memberikan dukungan agar bantuan dapat dimobilisasi secara aman dan tepat sasaran," jelas Windy.
ASDP berkomitmen mengoptimalkan layanan penyeberangan sebagai jalur mobilisasi bantuan dalam situasi tanggap darurat maupun proses pemulihan bencana.
- Penulis :
- Gerry Eka




