HOME  ⁄  Nasional

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Layani Lebih dari 14 Ribu Pesantren

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Layani Lebih dari 14 Ribu Pesantren
Foto: (Kiri-kanan) Komisaris Utama BSI Muhajir Effendy, Ketua Umum PBNU terpilih 2026-2031 KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, dan Bendahara Umum PBNU Gus Gudfan Arif dalam pertemuan di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (4/9/2026)

Pantau - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI memperkuat kemandirian ekonomi umat dengan meningkatkan literasi, penetrasi layanan, dan pengembangan ekosistem keuangan syariah di lingkungan pesantren di Indonesia.

Saat ini, BSI dipercaya mengelola layanan keuangan di lebih dari 14 ribu pesantren secara nasional dengan sekitar 23,9 persen di antaranya berada di Jawa Timur.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan perseroan terus memperluas penetrasi layanan keuangan syariah agar pesantren semakin mandiri secara ekonomi.

"BSI berkomitmen mendorong pesantren untuk 'naik kelas' dan semakin mandiri secara ekonomi," kata Anggoro.

BSI Dorong Digitalisasi Layanan Keuangan Pesantren

Penguatan ekosistem tersebut dilakukan melalui penyediaan layanan terintegrasi, termasuk fasilitas manajemen tunai atau cash management untuk mendukung tata kelola administrasi lembaga.

BSI juga menghadirkan BSI Agen untuk memperkuat perputaran ekonomi lokal serta mengoptimalkan BYOND by BSI sebagai platform mobile banking bagi warga pesantren.

"Melalui penguatan layanan perbankan digital ini, BSI ingin memastikan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga mampu bertransformasi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional," tutur Anggoro.

BSI dan NU Perkuat Kolaborasi Ekonomi Umat

Selain memperluas layanan di pesantren, BSI mempererat kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama untuk meningkatkan literasi dan penetrasi keuangan syariah di Indonesia.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bersama Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy melakukan kunjungan ke Kantor PBNU di Jakarta dan diterima Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmat 2026-2031 KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

BSI menjadi institusi pertama yang diterima secara resmi oleh Gus Kikin pada hari pertama kerjanya sebagai Ketua Umum PBNU terpilih.

Kolaborasi BSI dan NU diarahkan pada pengembangan ekosistem kelembagaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ekosistem pesantren secara menyeluruh.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026