HOME  ⁄  Nasional

Antrean Kendaraan Mengular hingga 3 Kilometer, ASDP Kerahkan Dua Kapal di Ketapang-Gilimanuk

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Antrean Kendaraan Mengular hingga 3 Kilometer, ASDP Kerahkan Dua Kapal di Ketapang-Gilimanuk
Foto: Kapal feri penyeberangan milik PT ASDP berlabuh di pelabuhan.

Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry mengerahkan KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 untuk menambah kapasitas layanan dan membantu mengurai antrean kendaraan di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang mencapai sekitar 3 kilometer pada Minggu (6/9/2026).

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan penambahan dan optimalisasi armada dilakukan untuk mempercepat pergerakan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran konektivitas Jawa-Bali.

"ASDP terus melakukan langkah operasional untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk," kata Heru saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Antrean Kendaraan Capai 3 Kilometer di Ketapang

Berdasarkan pemantauan ASDP sekitar pukul 08.00 WIB, antrean kendaraan di Ketapang tercatat mencapai sekitar 3 kilometer dengan ekor antrean berada di sekitar Terminal Sri Tanjung.

Sementara itu, antrean kendaraan di sisi Gilimanuk tercatat sekitar 1,6 kilometer dengan ekor antrean berada di sekitar Masjid Gilimanuk.

Heru mengatakan kepadatan tersebut berdampak langsung terhadap waktu perjalanan dan kenyamanan pengguna jasa sehingga langkah mitigasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas, kesiapan armada, dan keselamatan pelayaran.

"Karena itu, kami terus melakukan berbagai langkah operasional untuk menambah dan mengoptimalkan kapasitas layanan," ujarnya.

KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 telah diberangkatkan menuju Tanjung Wangi pada Sabtu (5/9/2026) dan dijadwalkan tiba pada Selasa (8/9/2026).

"Sebagai bagian dari langkah penanganan yang optimal, KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 telah diberangkatkan menuju Tanjung Wangi pada Sabtu (5/9) dan dijadwalkan tiba pada Selasa (8/9)," beber Heru.

Setelah tiba, KMP Jatra I akan digunakan untuk memperkuat pelayanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Sementara KMP Portlink 0 akan dioperasikan pada lintasan Tanjung Wangi-Lembar melalui Pelabuhan Gili Mas sebagai bagian dari strategi optimalisasi jaringan lintasan.

Puluhan Ribu Kendaraan Telah Diseberangkan

Penguatan kapasitas dilakukan di tengah tingginya pergerakan kendaraan dan penumpang yang menggunakan layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Pada periode 31 Agustus hingga 5 September 2026, sebanyak 7.197 penumpang dan 36.218 kendaraan tercatat telah diseberangkan dari Pelabuhan Ketapang.

Pada periode yang sama, sebanyak 4.213 penumpang dan 33.810 kendaraan telah diseberangkan dari Pelabuhan Gilimanuk.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan ASDP bersama regulator KSOP dan BPTD terus mengoptimalkan jumlah kapal yang beroperasi setiap hari dengan pola operasi hingga delapan perjalanan.

"Kami akan terus bekerja di lapangan dan melakukan evaluasi secara berkala agar setiap kapasitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Kami berharap langkah-langkah yang dilakukan ini dapat secara bertahap mempercepat penguraian kepadatan," jelas Media.

ASDP juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk mengatur arus kendaraan yang menuju maupun keluar dari kawasan pelabuhan agar pergerakan berlangsung tertib dan aman.

Pengguna jasa yang akan menyeberang melalui Ketapang-Gilimanuk diimbau merencanakan perjalanan, memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

ASDP juga meminta pengguna jasa menjaga ketertiban selama berada di kawasan pelabuhan maupun jalur akses menuju pelabuhan guna mendukung kelancaran penyeberangan Jawa-Bali.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026