HOME  ⁄  Nasional

ASDP Mengoptimalkan Penyeberangan Merak-Bakauheni di Tengah Aktivitas Anak Krakatau

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

ASDP Mengoptimalkan Penyeberangan Merak-Bakauheni di Tengah Aktivitas Anak Krakatau
Foto: (Sumber :Kapal penyeberangan feri milik PT ASDP berlabuh di dermaga. ANTARA/HO-ASDP.)

Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoptimalkan layanan penyeberangan Merak-Bakauheni dengan memprioritaskan keselamatan pelayaran dan pengguna jasa menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Minggu (6/9/2026).

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan operasional penyeberangan Merak-Bakauheni masih berjalan normal, tetapi pemantauan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan perairan terus diperkuat.

"Kami mengoptimalkan layanan penyeberangan sekaligus memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta pelayaran tetap menjadi prioritas, menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap sejumlah layanan transportasi," kata Heru di Jakarta, Minggu.

“Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pascaaktivitas GAK," ujarnya.

ASDP Siapkan 60 Kapal di Merak-Bakauheni

Pada Minggu (6/9/2026), sebanyak 32 kapal disiapkan di sisi Merak untuk melayani pengguna jasa, sedangkan 28 kapal beroperasi dari sisi Bakauheni.

ASDP terus berkoordinasi dengan regulator, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk menyesuaikan operasional dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Cabang Merak mencatat pelayanan terhadap 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9/2026).

Pada Sabtu (5/9/2026), jumlah tersebut tercatat sebanyak 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan.

Volume kendaraan di Merak pada Sabtu turun sekitar 6,42 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, Cabang Bakauheni melayani 1.361 penumpang dan 7.371 kendaraan pada Jumat, kemudian 1.365 penumpang dan 6.736 kendaraan pada Sabtu.

Masker Dibagikan kepada Pengguna Jasa

Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi lingkungan setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau, ASDP membagikan masker kepada awak KMP Jatra III serta pengguna jasa yang naik dan turun dari kapal pada Minggu siang.

Penggunaan masker diimbau sebagai langkah perlindungan apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik di sekitar wilayah operasional.

ASDP juga meminta masyarakat memantau informasi resmi mengenai cuaca dan aktivitas gunung api sebelum melakukan perjalanan serta mengikuti arahan petugas di pelabuhan maupun kapal.

Pengguna jasa diminta tidak memaksakan perjalanan apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan.

"Di tengah dinamika kondisi yang ada, kami akan terus hadir memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna jasa," kata Heru.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026