HOME  ⁄  Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas hingga Sejumlah Wilayah, Eddy Soeparno Desak Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas hingga Sejumlah Wilayah, Eddy Soeparno Desak Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Warga
Foto: (Sumber :Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyampaikan pentingnya keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama di tengah meluasnya abu vulkanik Anak Krakatau.)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap mobilitas, kesehatan warga, hingga keselamatan penerbangan.

Eddy menilai pemerintah perlu menyediakan saluran informasi khusus yang menyampaikan perkembangan erupsi dan dampaknya secara cepat, akurat, serta teratur kepada masyarakat.

Berdasarkan pemantauan BMKG pada Minggu (6/9/2026), sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teridentifikasi melingkupi wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu.

Abu vulkanik juga terpantau pada ketinggian hingga 20.000 kaki ke arah timur dan mencapai 50.000 kaki ke arah barat.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap keselamatan penerbangan dan menyebabkan sejumlah bandara ditutup sementara.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. warga harus terlindungi, mendapatkan informasi yang cepat dan akurat, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan,” kata Eddy.

Pemerintah Diminta Buka Kanal Informasi Khusus

Eddy meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat perlindungan bagi masyarakat di wilayah terdampak serta membuka kanal informasi khusus mengenai kondisi terkini erupsi Anak Krakatau.

Menurutnya, informasi dari BMKG, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah perlu diterjemahkan menjadi panduan praktis yang mudah dipahami warga.

Informasi tersebut antara lain harus mencakup wilayah terdampak, kualitas udara, keamanan aktivitas di luar ruangan, hingga langkah perlindungan kesehatan.

“Distribusi masker dan kebutuhan kesehatan harus dipastikan memadai, sementara fasilitas kesehatan perlu disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan keluhan kesehatan akibat paparan abu vulkanik,” ujar Eddy.

Ia menilai penyampaian informasi yang akurat menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat selama aktivitas erupsi berlangsung.

“Di tengah situasi seperti ini, informasi juga merupakan bentuk perlindungan. Masyarakat harus tahu apakah wilayahnya terdampak, bagaimana kondisi udaranya, apakah aman melakukan aktivitas di luar rumah, dan apa yang harus dilakukan jika terjadi hujan abu,” lanjut Eddy.

Koordinasi Lintas Lembaga Harus Diperkuat

Eddy meminta koordinasi lintas lembaga terus diperkuat karena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau menyentuh berbagai sektor.

Menurutnya, pemantauan aktivitas gunung api, pergerakan abu di atmosfer, keselamatan penerbangan, kesehatan masyarakat, hingga kondisi wilayah pesisir membutuhkan penanganan yang terintegrasi.

Eddy juga mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun otoritas terkait.

“Saya mengajak publik untuk tidak panik, tetapi jangan meremehkan risiko. Pemerintah harus cepat hadir untuk melindungi masyarakat dan masyarakat harus mengikuti informasi resmi. Keselamatan masyarakat tentunya menjadi prioritas utama,” tutup Eddy.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026