
Pantau - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengerahkan personel dan kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) untuk membersihkan jalan, fasilitas umum, hingga kawasan rumah sakit yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal Zakaria Ali mengatakan Damkar dapat bekerja sama dengan Polri yang memiliki kendaraan penyemprot untuk mempercepat pembersihan material vulkanik.
"Damkar bisa berkolaborasi dengan Polri yang memiliki mobil penyemprotan untuk bersama-sama membersihkan abu vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan warga," kata Safrizal.
Pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan air untuk mengurangi material abu vulkanik yang mengendap di berbagai permukaan.
Abu yang mengendap di jalan berpotensi kembali beterbangan ketika tertiup angin maupun saat dilintasi kendaraan sehingga dapat meningkatkan paparan terhadap masyarakat.
Sejumlah lokasi terdampak pun menjadi sasaran penyemprotan agar abu vulkanik tidak semakin mengganggu aktivitas warga.
Damkar Turun Bersihkan Jalan hingga Rumah Sakit
Mobil Damkar dikerahkan untuk menyemprot dan membersihkan abu vulkanik di jalan, fasilitas umum, hingga kawasan rumah sakit.
Menurut Safrizal, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Damkar terhadap pelayanan publik di tengah situasi bencana.
Kehadiran personel Damkar di Lampung dan sejumlah wilayah lainnya juga menjadi bentuk kehadiran negara secara cepat di lokasi terdampak bencana.
Safrizal mengapresiasi keterlibatan aktif personel Damkar dalam menangani dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Terima kasih kepada personel Damkar atas partisipasi aktif tersebut. Damkar tidak hanya hadir pada pemadaman kebakaran, tapi juga pada penanggulangan bencana alam," ungkap Safrizal.
Safrizal secara khusus mengapresiasi respons cepat personel Damkar di Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Kota Bogor, dan sejumlah wilayah lainnya.
Personel Damkar di daerah tersebut telah melakukan penyemprotan jalan dan membersihkan berbagai fasilitas umum.
Pembersihan abu vulkanik juga dilakukan hingga fasilitas rumah sakit untuk membantu menjaga layanan publik tetap berjalan.
Damkar Juga Bertugas dalam Penanggulangan Bencana
Safrizal menjelaskan Damkar berada di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.
Salah satu tugas pokok Damkar yang selama ini dikenal masyarakat adalah melakukan pencegahan kebakaran.
Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, serta berbagai langkah untuk meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan masyarakat.
Namun, tugas Damkar tidak terbatas pada pencegahan dan pemadaman kebakaran karena turut mencakup berbagai kegiatan penyelamatan dalam kondisi darurat.
"Tugas pokok Damkar lainnya yakni menyelamatkan korban jiwa, harta benda, serta melakukan evakuasi pada insiden kebakaran maupun keadaan darurat lainnya, termasuk bencana alam, kecelakaan, serta penyelamatan hewan dan barang berharga," kata Safrizal.
Abu Anak Krakatau Terpantau Menyebar ke Lima Provinsi
Berdasarkan informasi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda terpantau menyebar ke lima provinsi.
Lima provinsi yang terpantau terdampak penyebaran abu vulkanik tersebut meliputi Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.
- Penulis :
- Arian Mesa




