HOME  ⁄  Nasional

GKSB DPR Sambut Tawaran Ekspor Litium Chili untuk Perkuat Industri Kendaraan Listrik Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

GKSB DPR Sambut Tawaran Ekspor Litium Chili untuk Perkuat Industri Kendaraan Listrik Indonesia
Foto: (Sumber :Ketua Grup Kerja Sama Bilateral Indonesia–Chile DPR RI, Habib Idrus Salim Aljufri saat menerima kunjungan kehormatan Dubes Chile Mario Ignacio Artaza di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta Senin (7/9/2026). Foto : Jaka/Alma.)

Pantau - Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia–Chili DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri menyambut baik rencana Chili menawarkan ekspor litium ke Indonesia untuk mendukung produksi baterai dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Rencana tersebut dibahas saat Habib Idrus menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Chili Mario Ignacio Artaza di Ruang Pimpinan BKSAP, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Habib Idrus menilai kerja sama tersebut strategis untuk mendukung program hilirisasi industri nasional sekaligus meningkatkan hubungan ekonomi bilateral Indonesia dan Chili.

“Khususnya dalam memproduksi baterai untuk menyuplai kebutuhan mobil dan motor listrik nasional. Investasi ini mendatangkan kebaikan dan keuntungan ekonomi bagi kedua belah pihak,” ujar Habib Idrus.

Litium Chili Didorong Perkuat Industri Baterai

Habib Idrus mengatakan investasi Chili di Indonesia terus berkembang, salah satunya melalui keberadaan pabrik dan industri di Kota Batang, Jawa Tengah.

Menurut Legislator Fraksi PKS tersebut, perkembangan investasi menjadi salah satu dasar bagi Chili untuk mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dengan Indonesia.

Tawaran ekspor litium dinilai dapat menjadi bagian dari penguatan kerja sama tersebut karena komoditas itu dibutuhkan dalam produksi baterai kendaraan listrik.

Kerja sama Indonesia dan Chili di sektor tersebut diharapkan memberikan keuntungan ekonomi bagi kedua negara sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Sertifikasi Halal Produk Chili Jadi Perhatian

Selain membahas litium dan investasi, GKSB DPR RI mendorong penyelesaian tantangan sertifikasi halal bagi produk pangan dan perikanan asal Chili yang akan memasuki pasar Indonesia.

Habib Idrus menilai jaminan sertifikasi halal menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan volume perdagangan produk makanan dan perikanan dari kawasan Amerika Latin ke Indonesia.

“Salah satu handicap atau kendala produk makanan dari kawasan Amerika Latin, termasuk Chili, adalah sertifikasi halal. Pihak Chili menyambut baik dan berkomitmen untuk menyelesaikan urusan sertifikasi halal ini agar produk mereka dapat memenuhi standar dan masuk ke pasar Indonesia dengan lancar,” pungkasnya.

Penyelesaian persoalan sertifikasi halal dan pengembangan kerja sama sektor litium diharapkan membuka peluang lebih luas bagi peningkatan perdagangan serta investasi bilateral Indonesia dan Chili.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026