HOME  ⁄  Nasional

Presiden Aoun Mendukung Perpanjangan Mandat UNIFIL untuk Menjaga Keamanan Lebanon Selatan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Presiden Aoun Mendukung Perpanjangan Mandat UNIFIL untuk Menjaga Keamanan Lebanon Selatan
Foto: (Sumber :Arsip foto - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Nabatieh, Lebanon (UNIFIL), pada 20 Oktober 2025. ANTARA/Houssam Shbaro/Anadolu/pri..)

Pantau - Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan pemerintahnya mendukung perpanjangan mandat Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) untuk menjaga keamanan Lebanon selatan menjelang berakhirnya mandat misi tersebut pada akhir 2026.

Aoun menyampaikan sikap tersebut saat bertemu Menteri Kehakiman Prancis Gerald Darmanin pada Senin, 7 September 2026, di tengah pembahasan mengenai masa depan kehadiran internasional di Lebanon selatan.

"Lebanon mendukung perpanjangan pasukan internasional di wilayah selatan, dan kami bekerja sama dengan Presiden (Prancis Emmanuel) Macron untuk memfasilitasi perpanjangan tersebut," kata Aoun sebagaimana dikutip Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA).

Lebanon juga menyambut inisiatif Prancis dan Italia untuk membentuk pasukan Eropa yang dapat mengisi potensi kekosongan keamanan apabila UNIFIL akhirnya ditarik.

Prancis dan Italia Siapkan Alternatif Pascamandat UNIFIL

Prancis dan Italia pada Juni 2026 mengumumkan inisiatif pembentukan koalisi internasional bersama Uni Eropa dan PBB untuk menyusun mekanisme keamanan setelah masa tugas UNIFIL berakhir.

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyatakan Roma dapat menyumbangkan pasukan untuk misi internasional setelah UNIFIL, tetapi pengerahan tersebut harus didasarkan pada kesepakatan multilateral.

Uni Eropa secara terpisah berencana membentuk misi yang memberikan nasihat dan pelatihan kepada pasukan Lebanon, termasuk terkait keamanan perbatasan dan maritim.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyatakan inisiatif itu tidak dimaksudkan menggantikan UNIFIL, tetapi untuk memperkuat kemampuan Lebanon dalam menjaga keamanan secara mandiri.

Darmanin dalam pertemuan dengan Aoun turut memuji reformasi yang dilakukan Lebanon dan mengatakan Beirut "selalu dapat mengandalkan Prancis," menurut NNA.

Aoun Akan Bertemu Macron di Paris

Aoun dijadwalkan mengunjungi Paris pada pekan depan untuk bergabung dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pembukaan pertemuan persiapan konferensi internasional.

Konferensi tersebut ditujukan untuk mendukung Angkatan Bersenjata Lebanon dan Pasukan Keamanan Dalam Negeri sekaligus membahas masa depan kehadiran internasional di Lebanon selatan.

UNIFIL telah beroperasi di Lebanon selatan sejak 1978, sementara mandat pasukan tersebut dijadwalkan berakhir pada penghujung 2026.

Menjelang berakhirnya mandat tersebut, pembahasan mengenai skema keamanan baru semakin intensif untuk mencegah terjadinya kekosongan keamanan di kawasan.

Lebanon berulang kali menyatakan lebih memilih mandat UNIFIL diperpanjang, tetapi tetap terbuka terhadap kehadiran internasional alternatif apabila perpanjangan tidak dapat dilakukan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026