HOME  ⁄  Nasional

TNI dan Warga Rampungkan Tujuh Jembatan Gantung di Aceh Tenggara, Akses Pascabencana Kembali Terhubung

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

TNI dan Warga Rampungkan Tujuh Jembatan Gantung di Aceh Tenggara, Akses Pascabencana Kembali Terhubung
Foto: Personel TNI sedang merampungkan Jembatan Gantung Perintis Garuda guna melancarkan kembali mobilitas warga pascabencana (sumber: Pendam IM)

Pantau - TNI bersama masyarakat telah merampungkan tujuh dari delapan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kabupaten Aceh Tenggara untuk memulihkan mobilitas warga yang terganggu akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro mengatakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari percepatan pemulihan akses masyarakat setelah bencana melanda sejumlah wilayah di Aceh Tenggara pada November 2025.

“Tujuh unit Jembatan Gantung Perintis Garuda yang telah rampung 100 persen merupakan hasil kerja sama dan semangat gotong royong antara personel TNI, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan,” ungkap Arya.

Bencana Putus Akses Antarwilayah

Banjir bandang dan tanah longsor mengakibatkan sejumlah jalur penghubung antarwilayah di Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kerusakan sehingga berbagai aktivitas warga terganggu.

“Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah jalur penghubung antarwilayah mengalami kerusakan dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat,” kata Arya.

“Putusnya akses penghubung turut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari aktivitas perekonomian, pengangkutan hasil pertanian, akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” lanjutnya.

Kerusakan dan terputusnya jalur penghubung berdampak terhadap kegiatan perekonomian serta pengangkutan hasil pertanian masyarakat.

Kondisi tersebut juga menghambat akses warga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan serta mengganggu kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pembangunan jembatan gantung menjadi salah satu solusi untuk membuka kembali akses penyeberangan sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Kami berharap Jembatan Gantung Perintis Garuda ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi antarwarga yang sempat terganggu akibat bencana,” ujar Arya.

Tujuh Jembatan Rampung, Lawe Ger-Ger Capai 79 Persen

Tujuh Jembatan Gantung Perintis Garuda yang telah rampung 100 persen masing-masing berada di Kumbang Jaya, Jambur Mamang, Kuning Abadi, Teger Miko, Kuta Ujung, Buntul Kendawi, dan Makmur Jaya.

Sementara itu, Jembatan Lawe Ger-Ger menjadi satu-satunya dari delapan jembatan yang pembangunannya belum selesai.

Progres pembangunan Jembatan Lawe Ger-Ger telah mencapai 79 persen dan saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

Personel yang tergabung dalam satuan tugas bersama masyarakat terus mengerjakan pembangunan jembatan tersebut.

Pengerjaan Jembatan Lawe Ger-Ger terus dipercepat agar segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas serta aktivitas sehari-hari.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026