HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Medan Luncurkan Lima Aplikasi, Rico Waas Dorong Pelayanan Publik Makin Cepat dan Terintegrasi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkot Medan Luncurkan Lima Aplikasi, Rico Waas Dorong Pelayanan Publik Makin Cepat dan Terintegrasi
Foto: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas bersama sejumlah organisasi perangkat daerah meluncurkan lima aplikasi untuk memperkuat pelayanan publik di Medan (sumber: Humas Pemkot Medan)

Pantau - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, meluncurkan lima aplikasi layanan publik untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem yang lebih cepat, transparan, terintegrasi, dan efisien.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan peluncuran aplikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota untuk terus meningkatkan pelayanan publik.

"Langkah ini menjadi komitmen Pemkot Medan perkuat pelayanan publik yang semakin baik," ungkap Rico Waas.

Lima aplikasi yang diluncurkan tersebut terdiri atas PENGAWASMU, FAST TRACK PD, SOREDAY, SITANGKAS, dan SIP-KURASI yang dikembangkan oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Medan.

Lima Aplikasi Sasar Pengawasan hingga UMKM

PENGAWASMU atau Pengawasan Medan Untuk Semua merupakan inovasi Inspektorat Kota Medan yang ditujukan untuk mendukung pelaksanaan pengawasan internal di lingkungan pemerintah kota.

Aplikasi tersebut memiliki fungsi pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan, konsultasi daring, whistleblowing system, pengelolaan data pengawasan, serta penyajian informasi kinerja secara terpusat.

FAST TRACK PD merupakan inovasi DPMPTSP Kota Medan yang berfungsi sebagai sistem pemantauan perizinan dan investasi secara terpadu.

Sementara itu, SOREDAY atau Stay One More Day dikembangkan Dinas Pariwisata Kota Medan sebagai platform digital yang menyediakan informasi pariwisata secara mudah, cepat, dan terpusat.

Platform tersebut ditujukan untuk mendukung promosi berbagai destinasi wisata sekaligus mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal di Kota Medan.

SITANGKAS dikembangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan dalam bentuk sistem informasi terintegrasi yang menghubungkan BPBD dengan petugas di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pelaporan, pemantauan, dan pengelolaan data penanggulangan bencana secara realtime.

Adapun SIP-KURASI merupakan inovasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan yang mempermudah pendataan serta pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara terukur dan berbasis data.

Sistem itu juga mendukung proses kurasi produk dan penyaluran bantuan agar dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

"SIP-KURASI. Inovasi dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, yaitu sebuah sistem yang memudahkan pendataan dan pendampingan UMKM yang terukur serta berbasis data melalui kurasi produk dan penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran," kata Rico Waas.

Rico Waas Minta Inovasi Tak Berhenti pada Seremoni

Rico mengapresiasi gagasan yang dihasilkan masing-masing OPD, tetapi mengingatkan seluruh aplikasi yang telah diluncurkan harus terus dioptimalkan agar memberikan manfaat nyata.

"Saya mengapresiasi karena ini merupakan buah pikir dari teman-teman OPD. Namun, inovasi ini harus terus dioptimalkan, jangan jadi seremoni aja," ungkapnya.

Karena itu, Rico meminta OPD terkait mengambil berbagai langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan kelima inovasi tersebut.

Menurut Rico, pengintegrasian data dari sejumlah OPD merupakan salah satu gagasan yang telah diharapkannya sejak pertama kali menjalankan tugas sebagai Wali Kota Medan.

Peluncuran lima aplikasi tersebut menjadi semacam langkah awal atau kick-off pengintegrasian data sejumlah OPD di Kota Medan.

"Dari pertama sekali saya memulai menjadi Wali Kota, ini adalah satu dari gagasan yang saya harapkan bisa terjadi. Yaitu semacam kick-off pertama pengintegrasian data dari beberapa OPD yang ada di Kota Medan. Saya harap aplikasi ini akan bermanfaat untuk masyarakat Kota Medan dan untuk kita semuanya," kata Rico Waas.

Dukung Transformasi Digital dan Satu Data Indonesia

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fahrurrazi mengatakan peluncuran kelima aplikasi dilakukan untuk mendukung transformasi digital di lingkungan Pemkot Medan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Erfin, inovasi tersebut juga selaras dengan arah pembangunan pemerintahan digital dan Kebijakan Satu Data Indonesia.

"Langkah ini juga sejalan dengan arah pembangunan pemerintahan digital dan Kebijakan Satu Data Indonesia," ungkap Erfin.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026