
Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), memperkuat gerakan posyandu aktif di 12 kecamatan sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat berbasis siklus kehidupan.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lombok Tengah Baiq Nurul Aini Pathul Bahri mengatakan program tersebut menjadi bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
"Program ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui kolaborasi pemerintah daerah dan organisasi bersama kader posyandu di Lombok Tengah," kata Baiq Nurul saat mengikuti kegiatan Posyandu Sehati di Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Jumat (11/9/2026).
Posyandu Layani Semua Kelompok Usia
Pelaksanaan gerakan posyandu aktif diarahkan untuk mendukung Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan memperluas fungsi posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat.
Pelayanan posyandu tidak lagi hanya menyasar bayi dan balita, tetapi diperluas kepada seluruh kelompok usia.
"Melalui transformasi layanan kami harapkan posyandu memberikan pelayanan sepanjang siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil dan nifas, bayi, balita, anak prasekolah, remaja, usia dewasa, hingga lanjut usia," katanya.
Gerakan tersebut juga mendukung penguatan Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
Pemkab Lombok Tengah turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun pola hidup sehat mulai dari tingkat desa.
Posyandu Diperkuat untuk Cegah Stunting
Pemerintah daerah berharap posyandu aktif terus berkembang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Program ini sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Lombok Tengah yang sehat dan sejahtera," katanya.
Pelaksanaan gerakan posyandu aktif dilakukan secara bertahap dengan menyasar sejumlah posyandu yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah.
Program tersebut diharapkan memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai kelompok usia.
- Penulis :
- Aditya Yohan




