HOME  ⁄  Nasional

Waskita Karya Pastikan Jadwal Operasional LRT Jakarta Manggarai-Velodrome Masih Menunggu Hasil Uji Coba

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Waskita Karya Pastikan Jadwal Operasional LRT Jakarta Manggarai-Velodrome Masih Menunggu Hasil Uji Coba
Foto: Potret LRT saat uji coba di Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 10/9/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan jadwal operasional LRT Jakarta Fase 1B rute Manggarai-Velodrome belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil keseluruhan proses uji coba.

Waskita Karya sebelumnya sempat menyampaikan informasi mengenai jadwal operasional terbatas LRT Jakarta Fase 1B, tetapi jadwal tersebut masih bersifat dinamis.

"Pada keterangan sebelumnya, kami menginformasikan terkait jadwal waktu operasional terbatas. Namun saat ini informasi tersebut masih bersifat dinamis dan belum pasti, karena menunggu hasil keseluruhan uji coba," kata Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Penetapan jadwal operasional tahap berikutnya nantinya dilakukan oleh Jakpro selaku pemilik proyek dengan mempertimbangkan hasil rangkaian uji coba.

Uji Coba Angkut Maksimal 100 Penumpang

Uji coba perdana operasional dan layanan LRT Jakarta telah dilaksanakan pada Kamis (10/9) dengan melibatkan peserta dari berbagai kelompok.

Peserta uji coba terdiri atas media cetak dan elektronik, media luar ruang atau out-of-home media, media daring, Key Opinion Leader (KOL), serta kreator konten.

Pelibatan berbagai kelompok tersebut diharapkan memberikan gambaran langsung kepada publik mengenai kesiapan operasional sekaligus kualitas layanan yang akan diterima pengguna LRT Jakarta.

Selama uji coba, LRT Jakarta beroperasi dengan kecepatan maksimum 40 kilometer per jam dan kapasitas layanan dibatasi maksimal 100 penumpang.

Perjalanan dilakukan dari Stasiun Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai sebelum kembali menuju Stasiun Kelapa Gading.

Paulus mengatakan uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan transportasi publik berbasis kereta api modern kepada masyarakat.

Meski jadwal operasional belum ditetapkan, Paulus menegaskan seluruh tahapan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B senilai Rp4,1 triliun telah selesai dikerjakan.

Waskita Karya juga memastikan LRT Jakarta Fase 1B aman dan nyaman digunakan setelah menjalani berbagai rangkaian pengujian secara menyeluruh dan terstruktur.

Proyek Catat 7,5 Juta Jam Kerja Selamat

Dalam proses konstruksi, Waskita Karya menyatakan selalu mengutamakan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan.

Penerapan standar tersebut menghasilkan pencapaian 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan yang menyebabkan kehilangan waktu kerja atau lost time injury pada proyek LRT Jakarta Fase 1B.

"Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta serta ruang terbatas seperti pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hal ini turut memperkuat rekam jejak kami sebagai BUMN Konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun membangun beragam infrastruktur," jelas Paulus.

Menurut Waskita Karya, pencapaian tersebut turut memperkuat rekam jejak perseroan sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun membangun berbagai jenis infrastruktur.

Jalur LRT Jakarta Fase 1B yang dibangun Waskita Karya memiliki panjang 6,4 kilometer dan dilengkapi lima stasiun.

Kelima stasiun tersebut meliputi Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Seluruh stasiun dirancang agar dapat terintegrasi dengan berbagai moda angkutan umum lainnya di Jakarta.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026