HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Pusat Tambah Rp30 Miliar untuk Tangani Karhutla Jambi, DPRD Minta Pelaku Pembakaran Ditindak Tegas

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah Pusat Tambah Rp30 Miliar untuk Tangani Karhutla Jambi, DPRD Minta Pelaku Pembakaran Ditindak Tegas
Foto: Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz saat memberikan keterangan di Jambi, Jumat 11/9/2026 (sumber: ANTARA/Agus Suprayitno)

Pantau - Pemerintah pusat mengucurkan tambahan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi melalui alokasi penyesuaian APBD Perubahan 2026.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz menyampaikan tambahan anggaran tersebut setelah memimpin rapat paripurna pengambilan keputusan DPRD terhadap rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026.

"Kami mendapat laporan dari badan anggaran, ada tambahan anggaran Rp30 miliar untuk penanganan karhutla," kata Hafiz di Jambi, Jumat.

Hafiz mengingatkan Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas terkait agar menggunakan tambahan anggaran tersebut secara efektif dan tepat sasaran sehingga memberikan dampak nyata terhadap pengendalian karhutla.

DPRD Jambi Dorong Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Selain memperkuat penanganan melalui anggaran, Hafiz menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan karena karhutla dapat berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat.

DPRD Provinsi Jambi terus menyuarakan tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan melalui forum resmi maupun secara langsung kepada aparat penegak hukum.

Hafiz menegaskan penindakan tidak boleh mempertimbangkan perusahaan yang terlibat ataupun pihak yang berada di belakang pelaku.

"Kami selalu mengedepankan dan menyuarakan, baik di forum resmi maupun secara lisan langsung kepada aparat penegak hukum, siapapun perusahaannya dan siapapun di belakangnya, itu tidak ada kompromi (ditindak)," ungkapnya.

Penanganan karhutla juga dinilai membutuhkan koordinasi antarwilayah dan kerja sama antarlembaga untuk menghadapi dampak musim kemarau yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jambi.

Satgas Karhutla Jambi Tambah 1.100 Personel

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan Satgas Karhutla Jambi telah menjalankan berbagai langkah untuk menangani kebakaran, mulai dari operasi pemadaman melalui jalur darat hingga pemadaman udara menggunakan metode waterbombing.

Satgas juga melakukan langkah pencegahan melalui modifikasi cuaca untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran.

Pemerintah turut menambah jumlah personel Satgas Karhutla Jambi dari sebelumnya 5.900 orang menjadi 7.000 orang guna mempercepat penanganan kebakaran.

Penambahan tersebut membuat kekuatan Satgas Karhutla Jambi bertambah sebanyak 1.100 personel.

"Satgas karhutla Jambi telah melakukan penambahan personel dari sebelumnya 5.900 orang menjadi 7.000 personel," kata gubernur.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026