HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Jateng Siapkan Dukungan Digital dan Empat Videotron untuk MTQ Nasional XXXI

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov Jateng Siapkan Dukungan Digital dan Empat Videotron untuk MTQ Nasional XXXI
Foto: (Sumber :Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jateng Lilik Henry Ristanto. ANTARA/Zuhdiar Laeis.)

Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapan dukungan komunikasi publik dan infrastruktur teknologi digital untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.

Dukungan tersebut meliputi penguatan koneksi dan sinyal, penyediaan media center, serta fasilitas videotron untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi selama penyelenggaraan MTQ Nasional.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah Lilik Henry Ristanto mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Diskomdigi Kota Semarang, Kementerian Agama, dan LPTQ untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan.

Menurut Lilik, tugas Diskomdigi terbagi dalam dua bidang utama, yakni komunikasi publik dan media serta penyiapan infrastruktur teknologi digital.

"Progres sampai dengan hari ini kami telah siap melakukan keduanya. Tentu saja kami akan terus update dinamika yang berkembang," kata Lilik di Semarang, Sabtu (12/9/2026).

Media Center Dukung Penyiaran dari 12 Arena

Diskomdigi Jawa Tengah menyiapkan media center di kawasan arena utama Simpang Lima untuk mendukung kebutuhan media selama MTQ Nasional XXXI.

Fasilitas tersebut akan menunjang penyiaran dari 12 arena perlombaan dengan pelaksanaannya melibatkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

"Selain videotron kami juga menyediakan media center. Media center ada di kawasan venue (arena) utama Simpang Lima. Nanti di sana akan ada 12 venue yang itu merupakan penyiaran dari 12 venue," katanya.

Pemprov Jawa Tengah bersama panitia juga menyediakan empat titik videotron di sekitar Simpang Lima untuk mengantisipasi masyarakat yang tidak tertampung di arena utama.

Empat videotron tersebut berada di jalur pedestrian Simpang Lima sisi barat menghadap selatan, sisi selatan menghadap Jalan Pahlawan, depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, serta sudut halaman Sekretariat DPRD yang menghadap Jalan Pahlawan.

"Itu titik-titik yang kita siapkan untuk mengantisipasi jika masyarakat datang ke Simpang Lima jika nantinya, karena antusias yang mungkin ada yang tidak tertampung di situ," katanya.

Masyarakat Dipersilakan Saksikan Pembukaan MTQ

Masyarakat dipersilakan hadir langsung ke arena utama dan menyaksikan rangkaian pembukaan setelah kegiatan yang membutuhkan ruang luas, seperti defile kafilah dan paskibraka.

Rangkaian pembukaan pada Sabtu malam meliputi seremoni, tari kolosal, pemecahan rekor menyanyikan Mars MTQ secara massal, serta penampilan penyanyi religi Opick.

"Perhelatan musabaqah (MTQ Nasional) ini adalah acaranya masyarakat, sehingga masyarakat dipersilakan hadir pada saat pembukaan maupun selama jalannya acara,” ujar Lilik.

Kapasitas untuk masyarakat di arena utama diperkirakan cukup besar karena tidak seluruh kawasan menggunakan kursi maupun meja.

Area yang sebelumnya digunakan untuk defile dan tari kolosal dapat kembali dimanfaatkan masyarakat untuk menyaksikan panggung utama setelah kegiatan tersebut selesai.

"Jadi dipastikan kapasitasnya cukup besar. Kemungkinan bisa sampai 1.000 orang karena tidak ada kursi atau meja," katanya.

Selain perlombaan utama, penyelenggara menyediakan sejumlah kegiatan penyerta berupa bursa kerja, bazar UMKM, dan pawai ta'aruf untuk memeriahkan MTQ Nasional 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026