
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 550 paket selimut dan alas tidur kepada masyarakat terdampak gempa bumi yang mengungsi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Manggarai.
"Pendistribusian selimut dan alas tidur ini merupakan langkah responsif Baznas untuk memastikan para pengungsi mendapatkan perlindungan serta kenyamanan yang layak di lokasi pengungsian," ungkap Idy.
Ratusan Paket Disebar ke Tiga Kabupaten
Dari total 550 paket yang disiapkan, sebanyak 355 paket selimut dan alas tidur didistribusikan ke beberapa titik pengungsian di Kabupaten Nagekeo.
Sebanyak 145 paket lainnya disalurkan kepada penyintas di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende.
Sementara itu, sebanyak 50 paket selimut dan alas tidur didistribusikan ke Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.
Dengan rincian tersebut, seluruh 550 paket disebarkan kepada masyarakat terdampak gempa di tiga kabupaten selama masa tanggap darurat bencana.
Baznas memastikan akan terus berupaya menyalurkan berbagai bantuan logistik yang paling dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan mendasar para penyintas.
Baznas juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan dukungan kepada korban gempa di NTT.
"Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan membantu serta memanjatkan doa terbaik bagi keselamatan dan ketabahan para korban gempa di Nusa Tenggara Timur," kata Idy.
Baznas Telah Salurkan 79.450 Porsi Makanan
Sebelum mendistribusikan 550 paket selimut dan alas tidur, Baznas telah menyalurkan berbagai bantuan dan membuka sejumlah layanan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT.
Dalam pemenuhan kebutuhan pangan, Baznas telah menyalurkan 79.450 porsi makanan melalui 14 titik dapur umum yang disiapkan untuk melayani para penyintas.
Baznas juga menyediakan layanan dapur air yang beroperasi di delapan titik.
Pada bidang kesehatan, Baznas telah memberikan pelayanan kepada 619 pasien melalui sembilan lokasi pelayanan.
Untuk mendukung kebutuhan tempat ibadah masyarakat terdampak, Baznas telah mendirikan empat masjid darurat.
Baznas turut mendirikan satu sekolah darurat untuk menunjang kebutuhan pendidikan masyarakat di tengah kondisi pascabencana.
Dalam pemenuhan kebutuhan tempat tinggal, Baznas telah membangun lima unit hunian sementara atau huntara.
Baznas juga membangun satu jembatan darurat guna mendukung aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.
Bantuan Logistik hingga Dukungan Psikososial
Bantuan logistik lainnya yang telah disalurkan Baznas mencakup 1.083 Paket Logistik Keluarga (PLK).
Sebanyak 553 paket perlengkapan kebersihan pribadi juga telah dibagikan kepada masyarakat terdampak.
Baznas turut menyalurkan 51 paket terpal untuk membantu memenuhi kebutuhan penyintas selama masa tanggap darurat.
Selain bantuan fisik dan logistik, Baznas telah memberikan dukungan psikososial kepada 135 jiwa yang terdampak bencana.
Baznas juga menyediakan satu unit layanan internet untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan komunikasi dan mengakses informasi.
Pada unit yang sama, masyarakat terdampak dapat menggunakan layanan pengisian daya baterai secara gratis.
Rangkaian bantuan Baznas tersebut mencakup kebutuhan tempat tinggal sementara, pangan, air, kesehatan, kebersihan, tempat ibadah, pendidikan, infrastruktur darurat, dukungan psikososial, serta akses komunikasi bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.
- Penulis :
- Shila Glorya




