HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Kalteng Ajak Warga Manfaatkan Rumah Oksigen untuk Kurangi Dampak Kabut Asap

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gubernur Kalteng Ajak Warga Manfaatkan Rumah Oksigen untuk Kurangi Dampak Kabut Asap
Foto: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengecek sekaligus menerima pelayanan oksigen terapi di rumah oksigen di kawasan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).

Pantau - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak masyarakat memanfaatkan rumah oksigen yang disediakan pemerintah sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Fasilitas rumah oksigen tersebut tersedia di sejumlah lokasi dan dilengkapi tenaga kesehatan yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk terapi oksigen.

"Kami telah menyediakan rumah oksigen di sejumlah lokasi, silakan masyarakat untuk memanfaatkannya," kata Agustiar saat meninjau rumah oksigen di kawasan Ruang Terbuka Hijau Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan fasilitas tersebut sebagai salah satu langkah untuk menanggulangi dampak kesehatan akibat kabut asap karhutla.

Masyarakat yang membutuhkan dukungan oksigen ketika kualitas udara memburuk dapat mendatangi rumah oksigen selama fasilitas tersebut beroperasi.

Rumah Oksigen Tersedia di Sejumlah Lokasi

Pemprov Kalteng menyediakan rumah oksigen antara lain di Menara Bundaran Besar Talawang, Ruang Terbuka Hijau Bundaran Besar Palangka Raya, serta Aula Bakti Husada lantai dua Kantor Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah.

Dua rumah oksigen di kawasan Bundaran Besar, yakni Menara Bundaran Besar Talawang dan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, memberikan pelayanan setiap hari.

Pelayanan di dua lokasi tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB sehingga masyarakat dapat mengakses fasilitas kesehatan selama jam operasional.

Sementara itu, rumah oksigen di Aula Bakti Husada Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Rumah oksigen juga tersedia di berbagai rumah sakit umum daerah milik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Fasilitas Dilengkapi Peralatan dan Tenaga Kesehatan

Setiap rumah oksigen dilengkapi oxygen concentrator, tabung oksigen, tempat tidur pasien, serta tenaga kesehatan yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan oksigen ketika kondisi udara memburuk akibat kabut asap.

Petugas Rumah Oksigen Bundaran Besar dr Rhizal M Hutapea sebelumnya menjelaskan masyarakat yang datang selama fasilitas tersebut beroperasi akan langsung mendapatkan pelayanan.

"Kami petugas yang berada di sini akan memberikan pelayanan, termasuk pelayanan pemberian oksigen selama pasien membutuhkan," katanya.

Pelayanan tersebut memungkinkan masyarakat yang mengalami kebutuhan dukungan oksigen akibat kondisi udara mendapatkan penanganan selama rumah oksigen dibuka.

Rumah Oksigen Jadi Bagian Penanganan Dampak Karhutla

Penyediaan rumah oksigen menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menangani dampak kesehatan yang muncul akibat asap karhutla.

Agustiar dalam peninjauan di RTH Bundaran Besar juga mengecek langsung fasilitas rumah oksigen sekaligus menerima pelayanan terapi oksigen.

Pemerintah menyediakan fasilitas tersebut agar masyarakat memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan ketika paparan kabut asap memengaruhi kondisi udara di lingkungan mereka.

Tenaga kesehatan yang ditempatkan di rumah oksigen disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang datang sesuai dengan kebutuhan selama jam operasional.

Masyarakat pun didorong memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia apabila membutuhkan pelayanan dan dukungan oksigen akibat paparan kabut asap.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026