
Pantau - Polri mengerahkan tiga kapal polisi dan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk memperkuat operasi pencarian serta penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa yang membawa 243 orang.
Berdasarkan perkembangan terbaru, sebanyak 113 orang telah dievakuasi dengan rincian 107 orang selamat dan enam meninggal dunia, sedangkan 130 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan prioritas utama operasi saat ini adalah mencari, menyelamatkan, dan mengevakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal.
"Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi," katanya.
KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum mengalami kecelakaan di Laut Jawa setelah menghadapi cuaca buruk pada Minggu.
Tiga Kapal Polisi Bergerak Menuju Lokasi
Korps Kepolisian Air dan Udara Baharkam Polri telah memberangkatkan tiga kapal polisi terdekat untuk membantu operasi pencarian di lokasi kecelakaan.
KP Laksmana-7012 diberangkatkan dari Kalimantan Selatan dengan jarak menuju lokasi sekitar 80 mil laut dan estimasi waktu tempuh tujuh jam.
KP Ibis-6001 bergerak dari Kalimantan Tengah dengan jarak sekitar 103 mil laut dan estimasi perjalanan sembilan jam.
Sementara itu, KP Manyar-5003 diberangkatkan dari Surabaya dengan jarak sekitar 200 mil laut dan diperkirakan membutuhkan waktu 24 jam untuk mencapai lokasi.
"Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga kapal polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya," katanya.
Polda Jawa Timur juga memberikan dukungan dalam operasi tersebut karena KM Virgo Transport 8 memulai pelayarannya dari Surabaya.
Direktorat Polairud Polda Jawa Timur telah menyiapkan tim khusus untuk mendukung operasi SAR sekaligus berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.
Posko Pelayanan dan Pengaduan Dibuka
Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak, untuk mendukung penanganan kecelakaan tersebut.
Posko itu berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan pencarian, penanganan, serta evakuasi korban.
"Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000," ujarnya.
Layanan tersebut disiapkan untuk memudahkan keluarga penumpang memperoleh informasi resmi mengenai perkembangan operasi pencarian dan evakuasi.
Enam Posko DVI Disiapkan untuk Identifikasi Korban
Selain mengerahkan personel dan kapal untuk operasi pencarian, Polri menyiapkan tim DVI guna mendukung proses identifikasi korban.
Sebanyak enam posko DVI telah didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
"Polri juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi," kata Trunoyudo.
Seluruh unsur Polri juga diminta mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban yang masih belum ditemukan.
"Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi," katanya.
KM Virgo Dilaporkan Terbalik di Laut Jawa
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KM Virgo Transport 8 dilaporkan dalam kondisi terbalik dan bukan tenggelam.
Penyebab kecelakaan kapal tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Operasi SAR gabungan melalui jalur laut dan udara terus dilakukan untuk mencari 130 orang yang berdasarkan perkembangan terakhir masih belum ditemukan.
- Penulis :
- Gerry Eka




