
Pantau - Kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga mengevakuasi 16 orang, termasuk nakhoda KMP Virgo Transport 08, setelah kapal tersebut tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9).
MT Mauhau yang sedang berlayar dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Tuban, Jawa Timur, menerima informasi mengenai insiden KMP Virgo Transport 08 melalui radio VHF.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan nakhoda dan awak MT Mauhau langsung bergerak menuju lokasi setelah memperoleh informasi mengenai kapal yang tenggelam di sekitar jalur pelayarannya.
"Mengetahui adanya kapal yang tenggelam di sekitar wilayah pelayarannya, nakhoda dan awak kapal MT Mauhau segera melakukan respons dengan mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi korban," jelas Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Hingga laporan terakhir, sebanyak 16 orang telah dievakuasi ke atas MT Mauhau dan salah seorang di antaranya merupakan nakhoda KMP Virgo Transport 08.
Salah satu korban dilaporkan mengalami luka pada bagian kaki dan mendapatkan penanganan dari awak MT Mauhau.
MT Mauhau Bergerak Setelah Terima Informasi Darurat
Kitty mengatakan langkah cepat awak MT Mauhau merupakan bentuk profesionalisme dan kepedulian dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pelayaran.
"Begitu menerima informasi adanya kapal yang tenggelam, nakhoda dan kru MT Mauhau segera mengambil langkah untuk membantu proses penyelamatan. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, dan kami bersyukur hingga saat ini 16 korban telah berhasil dievakuasi ke atas kapal," ujar Kitty.
Dalam proses penyelamatan tersebut, MT Mauhau juga telah berkoordinasi dengan Basarnas Banjarmasin untuk mendukung pencarian dan evakuasi.
Tim Basarnas bergerak menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi terhadap korban.
Sejumlah kapal lain, termasuk TB TCP 205 dan KMP Haidar, turut terlibat membantu proses penyelamatan di perairan Laut Jawa.
Korban Mendapat Makanan dan Penanganan Awal
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pihak terkait sekaligus memantau perkembangan proses evakuasi KMP Virgo Transport 08.
Awak MT Mauhau memastikan para korban yang telah diselamatkan mendapatkan penanganan awal berupa makanan, minuman, dan bantuan sesuai kebutuhan selama menunggu proses evakuasi berikutnya.
"Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh pihak yang terlibat. Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan dengan baik dan mendukung proses pencarian terhadap korban lainnya," ucap Kitty.
Pertamina Patra Niaga juga mendorong seluruh awak kapal dan pekerjanya untuk memberikan respons terbaik ketika menghadapi kondisi darurat di laut sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan pelayaran dan kepedulian sosial.
Keselamatan Jiwa Menjadi Prioritas
Aksi penyelamatan dilakukan ketika MT Mauhau tengah menjalankan pelayaran dari Banjarmasin menuju Tuban sebelum memperoleh informasi darurat melalui radio VHF.
Pertamina menyatakan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam respons awak kapal terhadap insiden tersebut.
Koordinasi antara MT Mauhau, Basarnas, serta kapal-kapal lain terus dilakukan untuk mendukung penanganan insiden KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti




