HOME  ⁄  Nasional

Wamenhaj Mengajak ASN Mendoakan Lima Jurnalis dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wamenhaj Mengajak ASN Mendoakan Lima Jurnalis dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat Doa dan Zikir Hari Khidmat Haji dan Umrah di Jakarta, Senin (14/9/2026). ANTARA/Asep Firmansyah.)

Pantau - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengajak masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kementeriannya mendoakan lima jurnalis serta tiga awak kapal yang masih hilang saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Hari ini sudah tujuh hari pencarian lima wartawan yang hilang di Selat Sunda. Tentu kita berdoa, mudah-mudahan bisa segera ditemukan dan dalam kondisi selamat, sehat, walafiat," kata Wamenhaj Dahnil saat Doa dan Zikir Hari Khidmat Haji dan Umrah di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Dahnil berharap kelima jurnalis tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali bersama keluarga masing-masing.

“Kami menitipkan doa, mudah-mudahan bisa segera ditemukan dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga,” ujarnya.

Basarnas Evaluasi Operasi SAR Hari Ketujuh

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) akan mengevaluasi operasi SAR terhadap delapan orang yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, setelah pencarian memasuki hari ketujuh.

Hasil operasi hari ketujuh akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan apakah pencarian dihentikan atau diperpanjang.

Delapan orang tersebut berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima jurnalis yang masih dicari adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai Anak Buah Kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Wamenhaj Sampaikan Duka untuk ASN di Papua

Selain mendoakan delapan orang yang masih dicari di Selat Sunda, Dahnil menyampaikan duka atas meninggalnya tiga ASN di Papua yang menjadi korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Kami juga berdoa, tadi disampaikan bahwa ada saudara-saudara kita, tiga ASN di Papua yang wafat, dibunuh oleh KKB,” katanya.

Dahnil berharap situasi di Papua segera membaik sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman serta memperoleh kondisi terbaik bagi keamanan dan kebaikan daerah tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026