HOME  ⁄  Nasional

Puan Minta Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Dituntaskan, 129 Orang Masih Dicari

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Puan Minta Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Dituntaskan, 129 Orang Masih Dicari
Foto: (Sumber :Tim SAR gabungan bersiap melakukan evakuasi penumpang korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan Kapal Tanker MT Mauhau milik PT Pertamina di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU.)

Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh pihak memastikan tidak ada korban KMP Virgo Transport 8 yang terlewat dalam operasi pencarian dan penyelamatan setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan di Laut Jawa.

Puan menegaskan proses evakuasi dan pendataan korban harus dikawal hingga tuntas dengan pencarian serta penyelamatan sebagai prioritas utama.

"Saya minta Basarnas, KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan), dan seluruh pihak terkait untuk terus memprioritaskan dan mengoptimalkan operasi pencarian serta penyelamatan terhadap korban yang masih belum ditemukan," kata Puan di Jakarta, Senin (14/9/2026).

DPR Desak Investigasi Menyeluruh

Puan mendesak pemerintah segera melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan KMP Virgo Transport 8.

DPR melalui alat kelengkapan dewan terkait akan mengawal proses investigasi tersebut.

"Pemerintah agar segera melakukan investigasi menyeluruh atas penyebab kecelakaan ini, baik dari faktor alam, teknis, maupun manusia," katanya.

Puan juga meminta perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional secara menyeluruh agar kecelakaan serupa tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

"Saya turut merasakan duka yang dialami keluarga korban, dan semoga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," kata dia.

Kopaska dan Tim Penyelam Cari 129 Korban

Basarnas mengerahkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL, Basarnas Special Group (BSG), serta tim penyelam khusus untuk mencari 129 korban yang masih belum ditemukan.

Tim dengan kemampuan khusus tersebut disiapkan untuk menjalankan operasi pencarian bawah air atau underwater dengan dukungan KRI Canopus yang telah berada di lokasi.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan KRI Canopus merupakan kapal terbaru TNI AL yang dimiliki Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dan memiliki kemampuan mendukung pencarian bawah air.

"Khusus untuk KRI Canopus, ini merupakan kapal terbaru dari TNI AL yang dimiliki oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Kami berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal," kata Mohammad Syafii.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026