
Pantau - Korpolairud Baharkam Polri mengerahkan tiga Kapal Polisi (KP) dan satu helikopter untuk membantu operasi pencarian serta evakuasi korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, tepatnya di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, sekitar Pulau Masalembu.
Tiga Kapal Polisi tersebut dikerahkan karena berada pada posisi yang relatif paling dekat dengan lokasi tenggelamnya kapal.
Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Nur Khamid mengatakan, "Tiga Kapal Polisi ini merupakan posisi terdekat menuju lokasi kejadian."
Tiga Kapal Polisi Bergerak Menuju Lokasi
Kapal pertama yang dikerahkan adalah KP Laksmana-7012 yang saat kejadian berada dalam posisi bawah kendali operasi (BKO) Kalimantan Selatan.
KP Laksmana-7012 diperkirakan berjarak sekitar 80 nautical mile (NM) dari lokasi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8.
Dengan jarak tersebut, KP Laksmana-7012 diperkirakan membutuhkan waktu perjalanan sekitar tujuh jam untuk mencapai lokasi.
Kapal kedua yang dikirim adalah KP Ibis-6001 yang berada dalam posisi BKO Kalimantan Tengah.
KP Ibis-6001 diperkirakan berjarak sekitar 103 NM dari lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar sembilan jam.
Sementara itu, kapal ketiga yang dikerahkan adalah KP Manyar-5003 yang berada dalam posisi BKO Surabaya.
KP Manyar-5003 menjadi kapal dengan jarak paling jauh di antara tiga Kapal Polisi tersebut, yakni sekitar 200 NM dari lokasi kejadian.
Kapal tersebut diperkirakan membutuhkan waktu perjalanan sekitar 24 jam untuk mencapai lokasi operasi.
Sebelum diberangkatkan, ketiga Kapal Polisi melakukan persiapan dan pengisian kembali perbekalan yang diperlukan untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi.
Setelah seluruh persiapan selesai, ketiga kapal diberangkatkan untuk memperkuat operasi di sekitar lokasi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8.
"Ketiga kapal telah melaksanakan persiapan bekal ulang dan diberangkatkan memperkuat pencarian serta evakuasi di lokasi," ungkap Nur Khamid.
Helikopter Perluas Pencarian Korban
Selain mengerahkan tiga Kapal Polisi, operasi pencarian mendapatkan dukungan unsur udara berupa satu unit helikopter milik Polda Kalimantan Tengah.
Helikopter tersebut diterbangkan untuk memperkuat pencarian dan pertolongan karena diperkirakan masih terdapat korban yang terombang-ambing di tengah laut.
Pengerahan unsur udara diharapkan dapat memperluas jangkauan pencarian korban di kawasan perairan.
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan juga terus berkoordinasi dan memberikan dukungan operasional di lapangan bersama unsur pencarian dan pertolongan lainnya.
"Saat ini Ditpolairud Polda Kalsel terus melakukan koordinasi dan dukungan operasional di lapangan bersama unsur SAR lainnya," kata Nur Khamid.
Direktur Polairud Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Tri Hambodo memimpin langsung personel yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan dari atas kapal.
Seluruh kekuatan yang dikerahkan diarahkan untuk memperluas area pencarian sekaligus mempercepat proses evakuasi korban Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil ditemukan.
"Seluruh kekuatan bergerak untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi," ungkap Nur Khamid.
- Penulis :
- Arian Mesa




