
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong Bulgaria menjadi pintu masuk produk Indonesia ke pasar Eropa dalam pertemuan dengan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev di Jakarta, Senin (14/9/2026).
“Selamat datang di Jakarta, Yang Mulia. Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat istimewa karena memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Bulgaria pada 20 September ini,” ujar Gibran dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Gibran menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto kepada Alexander sekaligus menegaskan pentingnya memperkuat hubungan diplomatik kedua negara yang telah berlangsung selama tujuh dekade.
“Dan saya yakin kunjungan Yang Mulia kali ini dapat lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Bulgaria dan membuka peluang baru, kerja sama baru antara Indonesia dan Bulgaria yang saya yakin ke depan bisa menguntungkan kedua negara,” katanya.
Bulgaria Ditawarkan Jadi Pintu Produk Indonesia ke Eropa
Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta mengatakan pertemuan tersebut membahas peluang peningkatan perdagangan dan investasi dengan memanfaatkan posisi Bulgaria sebagai pintu masuk produk Indonesia ke Uni Eropa.
Sektor yang dibahas mencakup agroindustri dan logistik dengan potensi akses menuju pasar Eropa yang memiliki sekitar 450 juta penduduk.
“Tadi salah satu sektor yang dibahas agak mendalam, ini adalah sektor agroindustri, kemudian logistik, dan juga intinya adalah bahwa Bulgaria ingin menjadi pintu masuk produk-produk Indonesia ke Uni Eropa atau pasar di seluruh kawasan di Eropa yang jumlahnya sekitar 450 juta,” katanya.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengatakan Indonesia juga mengharapkan dukungan Bulgaria terhadap penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) serta membuka peluang kerja sama pangan dan transfer teknologi.
Bulgaria Siap Berpartisipasi dalam Pembangunan Ekonomi RI
Alexander menyatakan hubungan diplomatik kedua negara menjadi fondasi untuk memperkuat kemitraan ekonomi Indonesia dan Bulgaria.
“Kita memiliki fondasi yang sangat kuat untuk membangun kemitraan ekonomi. Bulgaria ingin berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Alexander.
Ia menyebut kajian ekonomi Bulgaria memperkirakan Indonesia akan menjadi salah satu dari empat ekonomi terbesar dunia dalam 10 tahun mendatang.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan peluang kerja sama juga dapat diperluas melalui pertemuan dan pertukaran pelaku ekonomi kreatif kedua negara, termasuk mengundang delegasi Bulgaria menghadiri World Conference on Creative Economy (WCCE).
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan Indonesia-Bulgaria menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 20 September 2026 melalui sektor perdagangan, investasi, agroindustri, logistik, teknologi, pangan, dan ekonomi kreatif.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




